(Taiwan, ROC) --- Populasi penduduk di Taiwan memperlihatkan tren penuaan yang semakin meningkat, dengan kelompok usia menengah dan lanjut mendominasi pasar kerja.
Survei dari Bank Tenaga Kerja menunjukkan bahwa rata-rata usia pensiun yang direncanakan setiap warga berada di angka 59 tahun.
Pekerjaan paruh waktu yang paling banyak digeluti oleh warga yang sudah memasuki masa pensiun adalah industri pelayanan dan ritel. Di samping itu, biaya hidup bulanan setelah masa pensiun berkisar NT$ 35.203.
Pada tanggal 13 Oktober 2023, Bank Tenaga Kerja 1111 merilis survei perihal kesulitan yang dihadapi oleh para pekerja usia menengah dan lanjut.
Hasil survei menunjukkan bahwa hampir 90% responden khawatir bahwa dana pensiun dan asuransi kerja yang mereka terima tidak akan mencukupi untuk membiayai kehidupan di masa tua.

Dari seluruh sampel penelitian, 51,8% di antaranya memilih untuk menarik 6% dari dana pensiun mereka, sedangkan 35,8% memilih menginvestasikan di saham ETF, 26,5% memilih polis asuransi tabungan, 26,1% memilih deposito berjangka, dan 18,5% memilih untuk berinvestasi dalam bisnis sampingan sebagai sumber pendapatan pasif.
Selain itu, kelompok usia menengah dan lanjut berharap bahwa mereka dapat bekerja sekitar 25 jam per minggu setelah memasuki masa pensiun.
Industri yang paling mereka inginkan untuk pekerjaan paruh waktu adalah industri pelayanan dan ritel. Diperkirakan biaya hidup bulanan mereka setelah pensiun mencapai NT$ 35.203.
Usia pensiun resmi di Taiwan saat ini adalah 65 tahun. Namun, seseorang yang telah bekerja selama 25 tahun, atau mereka yang berusia minimal 55 tahun dan telah bekerja selama 15 tahun, maka menurut Undang-undang Ketenagakerjaan, mereka bisa memenuhi kriteria untuk pensiun.
Survei menunjukkan, 14,2% responden yang berusia 45 tahun (lebih) memiliki rencana untuk pensiun setelah berusia 65 tahun, sementara 10,1% lainnya mengatakan bahwa mereka sama sekali tidak mempertimbangkan untuk pensiun.
Namun, ada juga 10,1% yang berencana untuk meninggalkan dunia kerja sebelum menginjak usia 50 tahun.

Di samping itu, survei Bank Tenaga Kerja juga mengungkapkan bahwa ada 67% responden berencana untuk terus bekerja setelah pensiun, 11% mengatakan mereka tidak akan bekerja lagi, dan 22% lainnya mengatakan mereka belum memutuskan.
Namun, survei di atas juga menemukan bahwa setelah mengundurkan diri, sebanyak 88% dari responden menemukan banyak kesulitan saat harus kembali ke bursa kerja.
Dari jumlah tersebut, hampir 45% pesimis dan merasa kesempatan untuk menemukan pekerjaan yang sesuai menjadi sangat kecil. Alasannya terutama karena kriteria standar perekrutan yang diberlakukan perusahaan, meliputi usia, pengalaman, keahlian, latar belakang pendidikan, dan tingkat kerja sama.
Survei ini dilakukan dari tanggal 18 September hingga 11 Oktober 2023, dengan total sampel yang valid sebanyak 1232 responden.