History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

5 Manfaat Bawang Bombai yang Ternyata Positif untuk Kesehatan

  • 13 October, 2023
  • 尤繼富
5 Manfaat Bawang Bombai yang Ternyata Positif untuk Kesehatan
5 Manfaat Bawang Bombai yang Ternyata Positif untuk Kesehatan

(Taiwan, ROC) --- Ahli gizi Huang Ching-chun (黃靖淳) mengatakan bahwa bawang bombai kaya akan vitamin, mineral, asam tanin, quercetin, glutation, serta senyawa sulfur. Manfaatnya antara lain meningkatkan kekebalan tubuh, menurunkan kadar lemak dalam darah, menstabilkan gula darah, dan bahkan dapat mencegah alzheimer.

5 Manfaat Utama Bawang Bombai:

1. Meningkatkan Kekebalan Tubuh

Bawang bombai kaya akan vitamin C yang tidak dapat disintesis oleh tubuh kita. Vitamin ini membantu mengaktifkan sistem kekebalan tubuh, mempromosikan pematangan sel T dan sel B di dalam tubuh. Dikombinasikan dengan nutrisi lainnya seperti kalsium, fosfor, kalium, selenium, dan senyawa berbasis sulfur, ini dapat meningkatkan kekebalan tubuh dan mencegah penyakit.

2. Anti-Peradangan

Selain vitamin C, bawang bombai juga mengandung polifenol larut air yang dikenal sebagai "asam tanin" dan flavonoid "quercetin". Kandungan quercetin dalam bawang bombai bahkan 5-10 kali lebih banyak dibandingkan dengan sayuran lain. Keduanya membantu tubuh melawan peradangan, seperti meredakan gejala eksim atau mempercepat penyembuhan luka.

3. Anti-Oksidan

Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa bawang bombai, selain memiliki vitamin C dan quercetin, juga mengandung vitamin A dan glutation. Huang Ching-chun menjelaskan, keempat nutrisi ini memiliki kemampuan anti-oksidan yang dapat efektif menghilangkan radikal bebas di dalam tubuh. Konsumsi jangka panjang dapat membantu mencegah alzheimer.

4. Mempertahankan Kesehatan Jantung dan Pembuluh Darah

Bawang bombai mengandung ion kalium, senyawa berbasis sulfur, dan quercetin yang memiliki sifat anti-peradangan dan anti-oksidan. Mereka juga dapat efektif menurunkan kadar lemak dalam darah, menjaga agar pembuluh darah tetap lancar dan elastis, sehingga membantu mempertahankan kesehatan jantung dan pembuluh darah.

5. Menstabilkan Kadar Gula Darah

Senyawa berbasis sulfur dan quercetin dalam bawang bombai mampu meningkatkan sekresi insulin oleh sel beta pankreas, sehingga membantu menstabilkan kadar gula darah.

Apa Lebih Baik, Bawang Bombai Mentah atau Matang?

Bawang bombai memiliki nilai gizi yang tinggi dan dapat diolah dengan berbagai cara. Namun, antara makan bawang bombai mentah atau yang telah dimasak, mana yang memberikan lebih banyak nutrisi?

Huang Ching-chun menjelaskan bahwa senyawa berbasis sulfur, vitamin B, dan vitamin C dalam bawang bombai mudah rusak oleh panas tinggi. Ion kalium juga dapat larut dalam air panas. Oleh karena itu, mengonsumsi bawang bombai dalam bentuk mentah dapat memberikan lebih banyak nutrisi.

Huang Ching-chun mengingatkan bahwa rasa pedas khas dari bawang bombai berasal dari senyawa berbasis sulfur, yang dapat mengiritasi saluran pencernaan.  Selain itu, asam tanin yang ada di dalamnya juga bisa berikatan dengan protein dan menggumpal, yang kemudian dapat menyebabkan gangguan penyerapan.

Oleh karena itu, bagi mereka yang memiliki saluran pencernaan yang sensitif, disarankan untuk menghindari mengonsumsi bawang bombai dalam bentuk mentah atau memperhatikan jumlah konsumsi. Sebaiknya konsumsi sekitar 30-50 gram (sekitar setengah bawang) per orang per hari.

Komentar

Terbarumore