(Taiwan, ROC) --- Suara staf tenaga pengajar di institusi Taman Kanak-Kanak (TK) di Taiwan akhirnya mendapat respons dari pihak resmi.
Para staf tenaga pengajar mengujar, karena harus mendisiplinkan anak didik, mereka seringkali mendapat teguran. Karena itu, Kementerian Pendidikan akhirnya menetapkan "Pedoman Bimbingan dan Disiplin Anak", yang memungkinkan tenaga pengajar untuk memberikan hukuman berdiri kepada anak berusia minimal 4 tahun ke atas dengan cara berdiri (disetrap), tetapi durasinya tidak boleh lebih dari 10 menit per satu kali, dan total dalam sehari tidak boleh melebihi 20 menit.
Menanggapi keputusan tersebut, para pengajar di institusi TK mengatakan bahwa ketentuan ini sangat tidak efektif untuk diterapkan di lapangan.
Beberapa ahli juga berpendapat bahwa aturan tersebut sangat lucu dan tidak masuk akal, mengingat di masa mendatang, jika guru TK ingin memberikan hukuman berdiri kepada anak didik mereka, maka harus terlebih dahulu memeriksa tanggal lahir, dan membawa alarm untuk memastikan kalau mereka tidak melanggar aturan.