(Taiwan, ROC) - Komisi Gaji Minimum Pekerja akan menggelar rapat pada hari Jumat tanggal 29 Agustus mendatang. Ketua Asosiasi Industri dan Perdagangan atau CNAIC, Lin Po-feng pada hari Kamis tanggal 28 Agustus saat menjawab pertanyaan dari media mengatakan bahwa gaji pekerja yang ada di Taiwan pada umumnya telah melebihi batas gaji minimum pekerja yang ditentukan, tetapi jumlah sumber daya manusia yang dibutuhkan masih kurang, sehingga pihak pengusaha lebih bercondong untuk menghapuskan peraturan gaji standar minimum, dan besarnya upah pekerja dikembalikan kepada sistim pasar untuk menentukannya.
Karena sebelumnya pihak Kementrian Tenaga kerja telah menggelar rapat Komisi Gaji Minimum Pekerja pada tanggal 25 Agustus ketika nilai indeks CPI masih belum mencapai 3%, pihak pengusaha melakukan pemboikotan untuk menghadiri rapat tersebut. Untuk itu rapat selanjutnya baru kembali akan digelar pada tanggal 29 Agustus mendatang.
Ketua CNAIC, Lin Po-feng juga menyebutkan bahwa Menteri Tenaga Kerja, Chen Xiung-wen, sebelumnya pada tanggal 27 Agustus telah melakukan rapat tertutup dengan pihak pengusaha terlebih dahulu, sehingga untuk rapat yang akan digelar tanggal 29 Agustus, pihak pengusaha telah dipastikan akan hadir.
Lin Po-feng menjelaskan bahwa banyak perusahaan yang menaikkan gaji upah pekerjanya jika perusahaannya mendapatkan keuntungan lebih, dan hal ini jarang diumumkan kepada pihak luar. Selain itu gaji upah yang diterima oleh pekerja telah melebihi gaji upah standar minimum yang ditentukan, oleh sebab itu pihak pengusaha berharap dapat menghapuskan eraturan ini, dan mengembalikan besarnya nilai upah gaji kembali kepada sistim pasar yang ada. Lin mengatakan, “Banyak perusahaan yang menaikkan gaji pekerjanya, tetapi tidak ingin diumumkan kepada khalayak umum berapa persen kenaikan yang diberikan. Berkenaan dengan kenaikan gaji standar minimum, juga harus dapat memberikan keuntungan bagi para pekerja sendiri. Perihal bagaimana kenaikan yang akan diberikan, semuanya dikembalikan kepada kebijaksanaan dari pihak Kementrian Tenaga Kerja. Kami lebih bercondong kepada penghapusan sistim gaji standar minimum, dan mengembalikan keputusan upah kepada sistim pasar yang ada.”
Lin Po-feng kembali menambahkan bahwa rata-rata gaji upah para pekerja di bidang perindustrian adalah sebesar NT$ 30 ribu. Hal ini belum ditambah lagi dengan sistim yang diterapkan oleh masing-masing perusahaan, misalnya gaji pekerja akan ditambah jika berhasil melewati ujian atau tes tertentu.