Warna urine dapat mencerminkan kondisi kesehatan tubuh, tetapi banyak orang memiliki kesalahpahaman bahwa semakin pucat warna urine, maka semakin baik.
Namun, Dokter Spesialis Urologi, Dokter Tai Ting-en (戴定恩), menekankan bahwa jika warna urine terlalu pucat, ini mungkin merupakan tanda awal dari fungsi ginjal yang kurang baik, yang seharusnya jangan diabaikan.

Selain itu, ia juga merinci kondisi kesehatan dari 6 jenis warna urine:
▶ Kuning Tua:
Urine normal biasanya berwarna kuning muda. Jika berwarna kuning tua, biasanya disebabkan oleh kurangnya asupan air. Minum lebih banyak air dapat memperbaikinya.
▶ Transparan Tanpa Warna:
Banyak orang berpikir semakin cerah warna urine, semakin baik. Namun, ketika urine menjadi transparan tanpa warna, selain mungkin disebabkan oleh asupan air yang berlebihan, ini juga bisa menjadi tanda diabetes insipidus atau awal dari fungsi ginjal yang kurang baik.
▶ Coklat Tua:
Ketika urine berwarna coklat tua, selain mungkin dipengaruhi oleh makanan seperti kacang oncet (kacang dieng) atau lidah buaya, itu juga bisa disebabkan oleh nefritis akut, anemia hemolitik, atau penyakit terkait hati.
▶ Putih Susu:
Urine berwarna putih susu biasanya diakibatkan oleh infeksi pada saluran kemih, seperti uretritis, sistitis, tuberkulosis ginjal, dan pielonefritis. Jika disertai dengan gejala lain seperti buang air kecil yang tidak normal, nyeri punggung, dan demam, ada kemungkinan besar kondisi tersebut adalah infeksi serius pada saluran kemih.
▶ Merah:
Mengonsumsi buah naga atau blueberry dapat menyebabkan urine berwarna merah atau pink. Namun, jika bukan disebabkan oleh makanan, ini mungkin merupakan tanda adanya darah dalam urine. Masalah tersebut mungkin berasal dari ginjal, kandung kemih, atau mungkin juga tanda dari batu ginjal atau keracunan timah merkuri.
▶ Hitam:
Urine berwarna hitam biasanya disebabkan oleh bilirubin. Orang yang menderita hemolisis akut, malaria ganas, atau penyakit hati mungkin akan mengeluarkan urine berwarna hitam. Selain itu, keracunan fenol, melanoma, dan penyakit porfiria juga dapat menyebabkan urine berwarna hitam.
Dokter Tai Ting-en mengingatkan bahwa kita dapat menilai kondisi kesehatan kita hanya dengan melihat warna urine. Jika Anda menemukan warna urine yang tidak normal, jangan mengabaikannya dan segera konsultasikan dengan dokter.