History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Mempertinggi Angka Kelahiran, Kementerian Kesehatan Kesejahteraan Dukung Reproduksi Buatan

  • 28 August, 2014
  • Editor
Mempertinggi Angka Kelahiran, Kementerian Kesehatan Kesejahteraan Dukung Reproduksi Buatan
Mempertinggi Angka Kelahiran, Kementerian Kesehatan Kesejahteraan Dukung Reproduksi Buatan

   (Taiwan, ROC) - Angka kelahiran di Taiwan semakin krisis, berdasarkan laporan yang diberikan dari media UDNmengemukakan, tingkat kelahiran anak di Taiwan dibandingkan dengan 193 negara di dunia, Taiwan mendapatkan posisi urutan terbelakang. Kementerian kesehatan dan kesejahteraan menyampaikan, wanita menikah di usia senja, melahirkan anak di usia senja juga menjadi salah satu faktor tingkat kelahiran menurun.

   Menteri kesehatan dan kesejahteraan, Chie Wen-da pada hari Rabu tanggal 27 Agustus mengemukakan, secara global usia suami istri yang tidak melahirkan anak dengan perbandingan persentase mencapai 8%-12%, untuk pendataan di Taiwan tercatat lebih tinggi, mencapai antara 10% hingga 15%. Sementara ini terdapat tidak sedikit negara seperti Jerman, Jepang, Korea Selatan dan negara lainnya, mulai menerapkan kebijakan pemberian santunan bagi inseminasi, Taiwan diperkirakan di tahun depan akan dibagi 3 tahapan pelaksanaannya.

   Dirjen Adminstrasi Promosi Kesehatan, Chi Shu-ti menyampaikan, sementara ini dengan kondisi tidak ada pemberian santunan, melalui reproduksi buatan untuk melahirkan anak, terdapat 2,5% dari bayi yang baru terlahir, hal ini menunjukkan banyak orangtua yang tidak dapat mengandung dan memerlukan bantuan dari pemerintah,rancangan strategi pemberian santunan akan terbagi 3 tahun, dilaksanakan secara 3 tahapan.

   Chiu Shu-ti mengatakan, “Pada kali ini kami bagi menjadi 3 tahap, yang pertama adalah melangkah ke luar, dikhususkan kepada mereka golongan ekonomi lemah dan menengah ke bawah untuk memberikan santunan, setiap tahun maksimal 100.000 dolar Taiwan; pada tahun ke-2 akan diperluas ke rumah tangga yang berpendapatan rata-rata di bawah dari 70%; di tahun ke-3 dibagikan kepada rumah tangga dengan pendapatan rata-rata di bawah 130%, setiap tahun maksimal memberikan santunan sebesar 38.000 dolar Taiwan.”

   Berdasarkan pendataan dari Administari Promosi Kesehatan, dalam strategi 3 tahapan ini akan memerlukan dana anggaran sebesar NT$ 1 milyar, dana yang akan didukung dari pos kesehatan dan kesejahteraan tembakau, diharapkan agar dapat meningkatkan tingkat kelahiran di Taiwan, semula dengan angka 1,055 ditingkatkan menjadi 1,1, kira-kira mampu melahirkan 4.000 bayi.

Komentar

Terbarumore