History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Institut Inovasi Teknologi NTNU, Presiden Tsai: Mengembangkan Talenta Berbakat

  • 04 October, 2023
  • 尤繼富
Institut Inovasi Teknologi NTNU, Presiden Tsai: Mengembangkan Talenta Berbakat
Institut Inovasi Teknologi NTNU, Presiden Tsai: Mengembangkan Talenta Berbakat

(Taiwan, ROC) --- National Taiwan Normal University (NTNU) telah mendirikan "Institut Inovasi Industri Teknologi Lintas Bidang", dengan tujuan untuk mendalami penelitian, meningkatkan teknologi industri, mengintegrasikan sumber daya dari berbagai bidang spesialisasi, dan mengembangkan peluang teknologi baru. Pada Rabu hari ini (4/10), Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文) menghadiri upacara pendirian dan peluncurannya.

Dalam pidatonya, Presiden Tsai menekankan bahwa ini adalah institusi penelitian ke-11 yang didirikan setelah "Undang-Undang Inovasi Akademik dan Industri" disahkan pada tahun 2021.

Beliau percaya, melalui upaya bersama antara dunia akademik dan penggiat industri, serta melalui model kerja sama inovatif yang fleksibel, Taiwan pasti dapat menggabungkan lebih banyak sumber daya dan melatih talenta industri yang unggul.

Presiden Tsai mengatakan, "Pendirian institusi penelitian ke-11 ini sangat relevan dengan fokus pengembangan industri negara di masa depan, termasuk di bidang semikonduktor, kecerdasan buatan, manufaktur cerdas, ekonomi sirkuler, dan keuangan. Di bidang-bidang ini, kita harus bekerja sama antara industri dengan akademik untuk mendapatkan kesempatan dalam pengembangan talenta."

"Institut Inovasi Teknologi Lintas Bidang" di NTNU memiliki dua institusi di bawahnya, masing-masing "Institut Aplikasi Lintas Bidang AI" dan "Institut Teknologi Energi Hijau dan Tata Kelola Berkelanjutan".

Presiden Tsai percaya bahwa ini sesuai dengan proyek kunci dari perindustrian teknologi saat ini.

Presiden menyatakan bahwa gelombang kecerdasan buatan (AI) tengah melanda dunia. AI tidak hanya mengubah model industri, tetapi juga membentuk kembali nilai-nilai manusia secara terus menerus.

Oleh karena itu, kita memerlukan "hati yang berorientasi pada humaniora dan otak teknologi" untuk menganalisis dan memandu perkembangan AI.

Beliau yakin, dengan latar belakang kepedulian humaniora dari NTNU, maka institusi tersebut dapat melatih talenta kunci untuk aplikasi industri AI.

Dalam hal energi hijau, Presiden Tsai menekankan bahwa transformasi energi nol bersih pada tahun 2050 telah menjadi kesepakatan global. Pemerintah memiliki tekad dan tanggung jawab untuk mencapai tujuan ini.

Di masa depan, baik itu jaringan listrik pintar, teknologi penyimpanan energi, atau teknologi hemat energi, semua akan menjadi arah pengembangan penting untuk industri Taiwan dalam membangun rantai pasokan hijau.

Taiwan harus melatih lebih banyak talenta energi hijau dengan visi yang berkelanjutan. Ia berharap bahwa "Institut Inovasi Industri Teknologi Lintas Bidang" NTNU dapat bekerja sama dengan industri untuk mendirikan platform aplikasi energi hijau lintas bidang, memperkuat sistem partisipasi energi hijau, dan membantu Taiwan berjalan di jalan menuju transformasi energi nol bersih.

Komentar

Terbarumore