(Taiwan, ROC) --- Makanan khas merayakan Festival Pertengahan Musim Gugur sangat beragam, dimulai kue bulan, kue nastar, dan buah pomelo, semuanya memiliki ciri khas masing-masing yang menggugah selera.
Banyak orang berpikir bahwa pomelo adalah buah kaya serat yang memiliki banyak manfaat. Namun demikian, dokter spesialis pencernaan di Taiwan, Cheng Hung-chi, mengingatkan bahwa mengonsumsi terlalu banyak pomelo dapat memberikan tujuh dampak buruk pada pencernaan.
Dan dalam kasus yang parah, seseorang mungkin perlu mendapatkan perawatan medis.
Melalui akun di facebook, Dokter Cheng Hung-chi membagikan bahwa setiap kali setelah Festival Pertengahan Musim Gugur dirayakan, selalu ada beberapa orang yang datang berobat karena pencernaan mereka terganggu akibat mengonsumsi terlalu banyak pomelo.

Dokter Cheng Hung-chi menjelaskan bahwa pomelo adalah buah yang kaya nutrisi, tetapi harus dikonsumsi dengan porsi yang tepat. Terutama bagi mereka yang memiliki fungsi pencernaan yang lemah, konsumsi berlebihan dapat memberikan tujuh dampak negatif:
1. Kentut, perut kembung, sakit perut: Pomelo mengandung pentosa, konsumsi pomelo dalam jumlah besar dapat menghasilkan gas di usus, menyebabkan kembung atau sakit perut. Oleh karena itu, bagi mereka yang memiliki masalah pencernaan, sebaiknya konsumsi dengan porsi yang tepat.
2. Dispepsia: Pomelo adalah buah yang kaya serat, dengan 1 gram serat dalam setiap 100 gram. Serat adalah zat yang tidak dapat dicerna. Bagi mereka yang biasanya mengonsumsi makanan kaya serat, seperti vegetarian atau vegan, harus berhati-hati agar tidak mengalami dispepsia akibat konsumsi berlebihan.
3. Diare: Pomelo kaya akan serat larut dan vitamin C. Jika dikonsumsi dalam jumlah yang tepat, sebenarnya dapat berguna bagi pencernaan dan memiliki manfaat kecantikan. Namun, konsumsi berlebihan dapat menyebabkan diare.
4. Kelebihan asam lambung: Mengonsumsi terlalu banyak pomelo dapat merangsang dinding perut, meningkatkan produksi asam lambung. Harus berhati-hati terutama saat mengonsumsi pomelo dengan perut kosong.
5. Gastroesophageal Reflux Disease, GERD: Konsumsi berlebihan pomelo dapat merangsang lapisan mukosa lambung dan kerongkongan, meningkatkan risiko meningkatnya asam lambung.
6. Reaksi alergi: Beberapa orang mungkin alergi terhadap pomelo atau komponennya, yang dapat menyebabkan ruam kulit, sakit perut, dan lainnya.
7. Memperburuk penyakit pencernaan: Mengonsumsi terlalu banyak pomelo dapat merangsang sistem pencernaan, memperburuk kondisi seperti gastritis atau tukak lambung.

Lantas, bagaimana cara menikmati buah pomelo dengan tepat? Dokter Cheng Hung-chi memberikan 3 saran:
1. Perbanyak konsumsi air: Saat mengonsumsi makanan tinggi serat, pastikan untuk minum air yang cukup.
2. Takaran yang tepat: Sebagai pedoman umum, mengonsumsi setengah hingga satu buah pomelo per hari sudah cukup, dan sebaiknya jangan lebih dari dua buah.
3. Waktu yang tepat: Mengonsumsi pomelo saat perut kosong atau sebelum tidur dapat mengiritasi lambung. Sebaiknya makan pomelo setelah makan utama atau kombinasikan dengan makanan lain untuk mengurangi iritasi pada lambung.
Dokter Cheng Hung-chi juga mengingatkan, bagi mereka yang memiliki penyakit saluran pencernaan atau alergi, harus menyesuaikan asupan berdasarkan kondisi kesehatan masing-masing dan saran dari dokter.
Bagi pasien yang sedang mengonsumsi obat, juga perlu memperhatikan potensi interaksi antara buah pomelo dengan obat yang dikonsumsi.