(Taiwan, ROC) --- Perusahaan teknologi asal Amerika Serikat, Apple, baru saja meluncurkan iPhone seri 15 yang langsung menjadi sensasi dan diserbu banyak orang di dunia. Meski demikian, harga untuk seri terbaru ini juga mengalami peningkatan.
World of Statistics baru-baru ini merilis data mengenai berapa persen dari gaji bulanan yang harus dikeluarkan oleh warga setiap negara untuk bisa memiliki iPhone 15 Pro Max 256GB.
Menariknya, di Mesir, masyarakat harus mengeluarkan hingga 821% dari gaji bulanannya, menjadi persentase tertinggi di dunia, sementara persentase terendah terletak di Swiss, yakni hanya 20%.
Jika dihitung berdasarkan gaji bulanan rata-rata di Taiwan, yakni NT$ 42.000, maka harga iPhone ini mencakup sekitar 106% dari gaji bulanan, menempatkan Taiwan di posisi ke-106.

Data dari World of Statistics memperlihatkan, bahwa tiga negara dengan beban tertinggi untuk memiliki iPhone 15 ini adalah Mesir (821%), Pakistan (816%), dan Nigeria (754%).
Sedangkan tiga negara dengan beban terendah adalah Swiss (20%), Singapura (24%), dan Amerika Serikat (28%).
Untuk negara kawasan Asia, Iran memiliki persentase beban tertinggi, yakni 397% dari gaji bulanan yang harus dikeluarkan untuk membeli iPhone. Sedangkan Korea Selatan memiliki persentase terendah, yakni 49%. Jepang berada di kisaran 52%, sedangkan Tiongkok 119%.