(Taiwan, ROC) -- Untuk membantu penyelamatan pasien stroke iskemik dalam periode kritisnya, Badan Asuransi Kesehatan Nasional Taiwan (NHI) pada 26 September lalu menyampaikan, bahwa pihaknya akan melonggarkan aturan terkait dengan obat trombolitik “rt-PA” dan dokumen pembayaran “biaya pengobatan stroke iskemik”. Sebelumnya, periode kritis pasien stroke iskemik dibatasi “dalam waktu 3 jam” saja, tapi kini penggunaan periode tersebut diperpanjang menjadi “dalam waktu 4,5 jam”, membuat setidaknya akan ada tambahan 1.600 orang yang mendapatkan keuntungan selama 1 tahun, dengan anggaran sekitar 69 juta poin asuransi kesehatan.
Kepala NHI Taiwan, Shi Chung-liang (石崇良) menyampaikan, bahwa ada 3 tipe utama stroke, yaitu stroke iskemik (stroke emboli dan stroke trombotik), stroke hemoragik, dan serangan iskemik transien (TIA) atau stroke ringan. Stroke iskemik disebabkan karena adanya penyumbatan pada pembuluh darah otak sehingga menyebabkan stenosis pembuluh darah atau adanya emboli pembuluh darah otak yang terbentuk karena thrombus (penggumpalan darah) di jantung atau bagian tubuh lain, sehingga terjadilah nekrosis dan disfungsi jaringan otak. Menurut statistik NHI, dari tahun 2020 – 2022, setiap tahun setidaknya sekitar 40.000 orang dirawat di rumah sakit akibat stroke iskemik. Setelah stroke, beberapa pasien tak lagi dapat kembali pada pekerjaan sebelumnya atau membutuhkan kursi roda untuk beraktivitas. Dalam kasus yang parah, mereka akan terbaring seumur hidup dan membutuhkan perawatan dari orang lain, menyebabkan beban finansial yang besar dan membuat tekanan perawatan bagi pasien maupun keluarganya. Perawatan dini pada stroke di tahap awal dapat meningkatkan prediksi perkembangan penyakit (prognosis), mengurangi tekanan keluarga, serta meningkatkan peluang untuk kembali ke masyarakat.
NHI Taiwan menyatakan, bahwa obat agen trombolitik “rt-PA” seperti Actilyse dapat digunakan untuk pasien yang mengalami stroke iskemik dalam waktu 3 jam setelah serangan terjadi. Mengacu pada bukti internasional dan pedoman klinis, Asosiasi Pengobatan dan Penelitian Stroke pada Masyarakat Taiwan (STARS-Taiwan) mengusulkan kepada NHI untu melonggarkan persyaratan pembayaran guna memanfaatkan waktu emas untuk pengembalian darah (reperfusi) otak dan meningkatkan prognosis pasien. NHI melakukan rapat regulasi terkait pada bulan Agustus dan September, kemudian merevisi penggunaan “obat Rt-PA” serta dokumen pembayaran “biaya pengobatan stroke iskemik”. Sebelumnya, periode kritis pasien stroke iskemik dibatasi “dalam waktu 3 jam” saja, tapi kini penggunaan periode tersebut diperpanjang menjadi “dalam waktu 4,5 jam”. Hal ini akan mulai berlaku mulai 1 Oktober 2023, diharapkan dapat mengurangi kecacatan dan kematian secara efektif, selain juga membantu pemulihan fisik pasien.