(Taiwan, ROC) --- Gudang logistik Carrefour di kawasan Yangmei mengalami kebakaran besar pada tanggal 14 Maret 2022 lalu.
Peralatan pabrik dan kerangka baja hancur berantakan, serta barang-barang elektronik yang disimpan di dalamnya juga terbakar habis, dengan total kerugian melebihi NT$ 3,9 miliar.
Setelah kejadian, pihak pemadam kebakaran menemukan bahwa api disebabkan oleh puntung rokok. Penyelidikan menemukan bahwa seorang pekerja bermarga Xu (許姓) melempar puntung rokok saat membongkar kontainer, dan Xu akhirnya didakwa dengan tuduhan membahayakan keamanan publik.
Pengadilan Distrik Taoyuan menjatuhkan hukuman pada pekan ini, memutuskan bahwa Xu bersalah karena telah menyebabkan kebakaran dan merusak bangunan yang ditempati.
Dia dihukum penjara selama 6 bulan, yang dapat diganti dengan denda. Baik terdakwa maupun jaksa masih bisa mengajukan banding atas keputusan ini.

Dari investigasi yang dikumpulkan Pengadilan Distrik Taoyuan, Xu yang berusia 23 tahun diketahui bekerja sebagai pekerja sementara (karyawan upah non-bulanan) di Pusat Logistik Carrefour Yangmei.
Pada tanggal 14 Maret 2022, sekitar pukul 06:58 pagi, Xu tiba di gudang logistik Carrefour Yangmei. Sebelum mulai bekerja, Xu pergi ke area penyimpanan pallet di Gedung C untuk merokok. Setelah beberapa saat, ia melemparkan puntung rokok yang belum benar-benar padam, lalu meninggalkan area tersebut.
Pada pukul 07:16 pagi, api mulai membesar dan menyebabkan kerusakan pada barang dan peralatan di dalam gudang Gedung C, dengan area terbakar sekitar 12.000 meter persegi.
Berdasarkan rekaman dari kamera CCTV di dalam pabrik, tim penyelidik menemukan bahwa hanya Xu yang berada di lokasi pada saat itu dan merokok sebelum kebakaran besar terjadi.
Dengan mengacu pada rekaman CCTV, pihak Hakim menyatakan bahwa Xu merokok di lokasi kejadian sebanyak dua kali. Rekaman juga menunjukkan tidak ada orang lain di lokasi sebelum kebakaran.
Selama persidangan digelar di Pengadilan Distrik Taoyuan, Xu awalnya membantah perbuatannya. Namun demikian, rekaman kamera CCTV menunjukkan fakta sebaliknya.

Hakim memutuskan bahwa tindakan Xu telah melanggar aturan pabrik dengan merokok di area bebas asap. Xu juga tidak memastikan bahwa puntung rokok telah benar-benar padam, yang akhirnya menyebabkan kebakaran.
Tingkat kelalaian Xu dianggap pihak Hakim tidak ringan. Hakim memutuskan bahwa Xu bersalah karena menyebabkan kebakaran yang merusak bangunan yang ditempati, dan dia dihukum penjara selama 6 bulan, yang dapat diganti dengan denda.
Baik terdakwa maupun jaksa masih dapat mengajukan banding terhadap keputusan ini.