(Taiwan, ROC) -- Pada Selasa hari ini (26/9), Perdana Menteri Chen Chien-jen (陳建仁) menghadiri rapat di Yuan Legislatif, memberikan laporan perihal penerapan kebijakan pemerintah, dan menjawab pertanyaan dari anggota Yuan Legislator. Di awal pidatonya, PM Chen mengucapkan terima kasih atas dukungan dari seluruh anggota Yuan Legislator pada periode sebelumnya, yang telah menyetujui 140 undang-undang yang berkaitan erat dengan keamanan nasional, stabilitas sosial, keamanan masyarakat, lingkungan berkelanjutan, kehidupan rakyat, dan perkembangan ekonomi.
Dari seluruh yang diajukan, 112 di antaranya adalah undang-undang yang didorong oleh Yuan Eksekutif. Ini juga menjadi jumlah terbanyak yang disetujui dalam satu periode, terutama untuk 20 tahun belakangan. PM Chen menekankan, kebijakan terbaru kabinet kali ini akan berfokus pada tiga aspek utama, meliputi "Meningkatkan Kekuatan Ekonomi", "Membangun Tempat Tinggal yang Nyaman," dan "Melindungi Demokrasi Taiwan."
Beliau menambahkan, bersama dengan jajarannya, Yuan Eksekutif akan terus berupaya untuk menciptakan momen membanggakan bagi Taiwan.
PM Chen mengatakan, “Seluruh jajaran kami akan berusaha keras untuk menciptakan Taiwan yang bahagia, bersatu, tangguh, hangat, dan terus bergerak maju. Meskipun tantangan yang akan dihadapi Taiwan di masa depan tetap ada, kami akan memanfaatkan setiap waktu, dan berusaha keras untuk menciptakan momen membanggakan bagi Taiwan.”
PM Chen melanjutkan, menghadapi ambisi Tiongkok yang ingin mereunifikasi Taiwan, membuat semakin banyak negara di dunia yang mengakui pentingnya nilai perdamaian di Selat Taiwan. Dengan demikian, tidak sedikit dari komunitas dunia yang akhirnya mendukung Taiwan di berbagai forum internasional dan meningkatkan jalinan pertukaran dengan Taiwan. Beliau juga secara khusus berterima kasih kepada Presiden AS, Joe Biden, yang untuk pertama kalinya menggunakan "otoritas presidensial" mengumumkan bantuan militer sebesar US$ 345 juta kepada Taiwan.
Perdana Menteri Chen Chien-jen menegaskan, kebijakan utama dari pemerintah Taiwan saat ini adalah meningkatkan kemampuan pertahanannya, baik skala masyarakat maupun nasional. Taiwan adalah bagian penting dari sistem keamanan internasional, dan situasi di Selat Taiwan memiliki pengaruh krusial bagi perkembangan ekonomi global. Menghadapi serangan yang dilancarkan secara terus-menerus oleh pihak Tiongkok, baik militer maupun non-militer, Taiwan harus meningkatkan kemampuan militer dan memperkuat pertahanannya.