History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Rti Menghelat Temu Pendengar di Bangkok, Peserta Kembali Mengenang Momen Indah di Taiwan

  • 25 September, 2023
  • 尤繼富
Rti Menghelat Temu Pendengar di Bangkok, Peserta Kembali Mengenang Momen Indah di Taiwan
Rti Menghelat Temu Pendengar di Bangkok, Peserta Kembali Mengenang Momen Indah di Taiwan圖:CNA

(Taiwan, ROC) --- Pada Minggu (24/9), Radio Taiwan Internasional (Rti) mengadakan Temu Pendengar di Bangkok, Thailand. Ini adalah Temu Pendengar pertama, setelah 6 tahun belakangan.

Banyak pendengar setia Rti Siaran Bahasa Thailand hadir dalam acara kemarin. Beberapa di antaranya bahkan pernah bekerja di Taiwan.

Para pendengar mengujar bahwa Rti Siaran Bahasa Thailand membuat mereka semakin mengenal Taiwan, serta merupakan sahabat yang menemani keseharian mereka selama bekerja di tanah rantau.

Semenjak tanggal 20 September 27 September 2023, Chairperson Rti, Cheryl Lai (賴秀如), memimpin tim delegasi ke Thailand dan menggelar kegiatan Temu Pendengar pada Minggu kemarin (24/7).

Ini adalah kali ketujuh bagi Rti mengadakan Temu Pendengar di Thailand. Terakhir kali mereka mengadakan acara serupa pada tahun 2017. Tahun ini juga menjadi kali pertama bagi tim Rti kembali ke Thailand setelah pandemi COVID-19.

Ada tiga pembawa acara Rti Siaran Bahasa Thailand yang turut berangkat ke Bangkok, Thailand.

Pada Minggu kemarin (24/9), ada sekitar seratus pendengar yang hadir dalam kegiatan Temu Pendengar. Banyak dari mereka yang datang dari daerah lain di luar Bangkok.

Salah satu pendengar diketahui berasal dari Si Saket, sebuah provinsi yang terletak di timur laut. Bersama sang istri, ia pun mengendarai mobil semalaman ke Bangkok hanya untuk menghadiri Temu Pendengar.

Ketika muda, pendengar ini bekerja sebagai tukang reparasi radio. Suatu hari, secara tidak sengaja ia mendengarkan siaran “Belajar Bahasa Mandarin” yang disiarkan oleh Voice of Asia.

Dan dari sinilah, ia pun mulai tertarik untuk mendengarkan Rti. Selama beberapa dekade, ia pun telah menjadi pendengar setia Rti Siaran Bahasa Thailand.

Seorang pendengar lainnya, Wichian Henkrob yang kini berusia 53 tahun, pernah bekerja di pabrik pembuatan botol dan kaleng di Taiwan saat berusia 28 tahun.

Ia mengatakan, saat pertama kali datang ke Taiwan, ia sama sekali tidak mengerti bahasa Mandarin. Namun, pada saat itu di dalam pabrik terdapat sebuah radio, tergeraklah hatinya untuk menyetel dan mencari siaran radio. Dan tidak disangka, terdengar olehnya siaran dalam bahasa yang dikenalnya, yakni bahasa Thailand.

Kebetulan, siaran yang didengarkannya di kala itu adalah siaran dari Rti Bahasa Thailand. Dan semenjak itulah, ia menjadi pendengar setia Rti.

Selama lebih dari 20 tahun, bahkan setelah kembali ke Thailand, ia tetap menjadi pendengar setia.

Ia melanjutkan bahwa program yang diusung oleh Rti sangat membantu para pekerja asal Thailand yang tengah bekerja di Taiwan. Mereka dapat mengetahui berbagai berita dari Taiwan serta hak-hak pekerja migran.

Jika menghadapi masalah dalam kehidupan sehari-hari, mereka bisa meminta bantuan kepada pembawa acara program tersebut. Dengan adanya sahabat yang setia menemani, mereka tentunya dapat bekerja di Taiwan dengan lebih tenang dan nyaman.

Ia juga menyarankan kepada pekerja migran asal Thailand yang kini mengadu nasibnya di Taiwan untuk mau belajar bahasa Mandarin. Karena dengan mempelajarinya, itu akan menjadi keahlian berharga. Kemampuan berbahasa akan memberikan keunggulan dan peluang kerja yang lebih baik di mana pun nantinya mereka berada.

Wakil Ketua Perwakilan Republik Tiongkok (Taiwan) untuk Thailand, Hsu Wei-ming (徐蔚民), juga hadir dalam kegiatan Temu Pendengar kemarin. Dalam pidatonya, Hsu Wei-ming mengatakan, program bahasa Thailand dari Rti memiliki sejarah yang panjang, dan selama ini telah memainkan peran yang sangat penting dalam hubungan Taiwan-Thailand.  

Ia berharap Rti akan terus memainkan peran penting sebagai penghubung budaya dalam hubungan Taiwan dengan Thailand, serta mendorong pendengar berbahasa Thailand untuk mengunjungi Taiwan, guna merasakan langsung apa yang mereka selama ini dengar dari program Rti.

Selain pertemuan dengan para pendengar, Rti juga mengadakan forum internasional dengan tema "Post-pandemic Asia’s Prospect: Dealing with Global Fake News and Information Warfare" pada tanggal 22 September 2023.

Cheryl Lai beserta timnya juga akan mengunjungi stasiun televisi publik Thailand (Thai PBS) dan Pusat Pendidikan Taiwan di Thailand, serta menandatangani nota kesepahaman dengan Asia Centre untuk memperkuat kerja sama dan pertukaran antara Taiwan dengan Thailand.

Komentar

Terbarumore