History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Insiden Ledakan Pingtung, Korban Tewas Bertambah, 9 Tewas, 107 Luka-Luka, 1 Hilang

  • 24 September, 2023
  • 尤繼富
Insiden Ledakan Pingtung, Korban Tewas Bertambah, 9 Tewas, 107 Luka-Luka, 1 Hilang
Insiden Ledakan Pingtung, Korban Tewas Bertambah, 9 Tewas, 107 Luka-Luka, 1 Hilang

(Taiwan, ROC) --- Pencarian terhadap korban yang belum ditemukan masih terus berlangsung di lokasi kejadian ledakan pabrik “Launch Technologies 明揚國際” yang terletak di Pingtung Technology Industrial Park.

Pada Minggu pagi hari (24/9), sekitar pukul 06:16, ditemukan jasad pria di lantai dua. Kemudian, pada pukul 07:35 pagi, jasad korban lainnya kembali ditemukan.

Dengan demikian total korban yang meninggal saat ini berjumlah 9 orang, dengan 107 orang terluka (termasuk 10 petugas pemadam kebakaran, 1 relawan, dan 96 warga sipil). Di samping itu, masih ada 1 karyawan yang belum ditemukan.

Setelah berjuang selama 28 jam, tim petugas pemadam kebakaran berhasil memadamkan api pada Sabtu malam (23/9), sekitar pukul 21:56.

Pada Sabtu sore (23/9), sekitar pukul 15:00, hujan mulai turun di area Pingtung. Dengan adanya keberadaan peroksida di dalam pabrik, muncul kekhawatiran bahwa hujan dapat memicu ledakan lainnya, yang dapat mengancam keselamatan tim penyelamat dan pihak-pihak yang terlibat lainnya.

Sehingga, operasi penyelamatan sementara dihentikan. Namun, sekitar pukul 17:00 hujan sudah berhenti, dan operasi pencarian kembali dilanjutkan. Biro Pemadam Kebakaran Pingtung menyatakan bahwa selama tidak ada hujan, operasi pencarian akan terus berlangsung untuk menemukan mereka yang hilang.

Ada rumor yang menyebutkan bahwa ledakan terjadi setelah penyemprotan air oleh personil pemadam kebakaran dilakukan.

Menanggapi rumor tersebut, Bupati Pingtung, Chou Chun-mi (周春米), mengatakan saat petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi pada Jumat pukul 17:42, karyawan perusahaan memberikan informasi tentang material yang ada di dalam pabrik, termasuk adanya peroksida yang tidak boleh terkena air.

Oleh karena itu, petugas pemadam kebakaran membawa alat pemadam api berbentuk bubuk masuk ke lokasi, dan tidak melakukan penyemprotan air.

Namun, setelah berada di dalam lokasi sekitar 10 meter, tiba-tiba ledakan besar terjadi, dan hal ini yang diduga menyebabkan banyak korban jiwa dan luka-luka.

Komentar

Terbarumore