History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Night Owls aka Orang Malam, Hati-hati! Tidur Larut Malam Bisa Picu Diabetes

  • 23 September, 2023
  • 尤繼富
Night Owls aka Orang Malam, Hati-hati! Tidur Larut Malam Bisa Picu Diabetes
Night Owls aka Orang Malam, Hati-hati! Tidur Larut Malam Bisa Picu Diabetes

(Taiwan, ROC) --- Apakah Anda termasuk "night owl" atau "early bird"?

“Night owl” adalah adalah tipe orang yang aktif pada malam hari, bahkan menjelang pagi, “night owl” juga dikenal dengan istilah “night person”, yakni orang malam.

Sebaliknya, “early bird” adalah istilah yang ditujukan untuk orang yang cenderung produktif dan bersemangat menjalani aktivitasnya di pagi hari, “early bird” juga dikenal dengan istilah “morning person”, yakni orang pagi.

Sebuah penelitian di Amerika menunjukkan bahwa mereka yang memiliki kebiasaan tidur terlampau larut, ternyata memiliki risiko 19% lebih tinggi untuk mengidap diabetes tipe 2, dibandingkan dengan mereka yang tidur dan bangun lebih awal.

Penelitian yang dilakukan oleh Rumah Sakit Brigham and Women’s di Massachusetts, AS, melibatkan 63.767 perawat berusia antara 45 hingga 62 tahun sebagai subjek penelitian. Para partisipan diminta mengisi kuesioner setiap dua tahun sekali selama periode 2009 hingga 2017.

Sebelum terlibat dalam penelitian, semua partisipan diketahui tidak memiliki riwayat kanker, penyakit kardiovaskular atau diabetes. Kebiasaan tidur dini atau larut malam merupakan fokus utama dari penelitian ini.

11% dari jumlah peserta penelitian adalah “night person”, yang memiliki kebiasaan tidur larut malam. Sedangkan 35% lainnya mengatakan bahwa mereka memiliki kebiasaan tidur dan bangun lebih awal.

Di samping itu, "night person" juga diketahui memiliki kebiasaan hidup tidak sehat lainnya, meliputi merokok, kurang waktu tidur, berat badan yang tinggi, BMI yang tinggi, sedikit berolahraga, dan kualitas makanan yang buruk.

Kebiasaan tidak sehat “night person” tersebut ternyata 54% lebih banyak dibandingkan “morning person”.

Setelah mempertimbangkan faktor lain seperti riwayat penyakit keluarga, shift jam kerja, kelebihan berat badan, dan kurangnya olahraga, ternyata risiko para "night person" mengidap diabetes meningkat sebesar 72%. Hal ini menunjukkan bahwa "tidur larut" bukanlah faktor utama yang meningkatkan risiko diabetes, tetapi kebiasaan hidup lainnya juga berpengaruh.

Penelitian di atas diterbitkan dalam "Annals of Internal Medicine". Salah seorang dokter yang terlibat dalam penulisan makalah tersebut menekankan bahwa sulit untuk menyimpulkan dari eksperimen bahwa “tidur larut malam” adalah penyebab atau faktor risiko utama seseorang terkena penyakit mematikan.

Kemungkinan "tidur larut malam" hanyalah salah satu indikator dari berbagai kebiasaan hidup yang tidak sehat, bisa jadi ini juga berhubungan dengan genetik atau dipengaruhi oleh faktor eksternal.

Profesor Metabolisme dan Endokrinologi dari Universitas Rutgers, Steven Malin, menekankan bahwa setiap orang memiliki jam biologis yang berbeda. Mengklasifikasikan orang hanya berdasarkan "morning person" dan "night person" dirasa terlalu tidak adil.

Ada orang yang lebih aktif di pagi hari, ada yang di tengah hari, ada juga di sore hari, atau bahkan malam hari. Kebiasaan kesehatan seseorang biasanya berkaitan dengan jam biologis masing-masing.

Orang yang bangun pagi mungkin akan berada dalam kondisi terbaiknya sekitar 5 jam setelah bangun, sedangkan "night person" mungkin membutuhkan waktu 10 hingga 12 jam setelah bangun untuk berada dalam kondisi prima.

Dalam analisisnya, Steven Malin menyampaikan bahwa kebiasaan makan larut malam dari “night person” yang dapat mengganggu tidur dan menciptakan siklus yang buruk, apalagi kekurangan tidur dapat meningkatkan risiko seseorang terpapar penyakit.

Para ilmuwan menyampaikan, jika ingin mengubah kebiasaan tidur larut malam, maka Anda bisa mencoba bangun 15 hingga 30 menit lebih awal setiap hari, bangun saat masih terang, makan sarapan tepat waktu, dan melakukan lebih banyak aktivitas di pagi hari.

Selain itu, hindari makan atau berolahraga berlebihan di malam hari, redupkan cahaya sebelum tidur, dan cobalah untuk tidur 15 hingga 30 menit lebih awal.

Komentar

Terbarumore