(Taiwan, ROC) --- Sudah menjadi rahasia umum jika harga beberapa jenis buah dan sayuran di Jepang cukup tinggi, dibandingkan dengan Taiwan.
Namun, kabar terbaru mewartakan bahwa harga pada produk anggur Muscat yang terkenal mahal di Jepang, baru-baru ini mengalami penurunan harga cukup signifikan.
Anggur yang sebelumnya dikenal memiliki harga premium tersebut, kini hanya dijual dengan harga ¥398 di supermarket (sekitar NT$ 86).
Penurunan ini disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah larangan impor oleh Tiongkok dan peningkatan produksi yang melimpah.

Laporan dari media Jepang menyebutkan bahwa anggur Muscat sebelumnya dijual dengan harga berkisar ¥ 1500 hingga ¥ 2000 (sekitar NT$ 324 hingga NT$ 432), menjadikannya salah satu buah yang cukup mewah.
Namun, sekarang banyak supermarket menawarkannya dengan harga yang jauh lebih rendah, bahkan ada yang mematok harga berkisar ¥ 398, atau dengan kata lain menurun hingga 78%.
Hal ini tentunya mengejutkan banyak konsumen yang sudah terbiasa dengan harga anggur Muscat yang tinggi.
Direktur Supermarket Izumi mengonfirmasi bahwa harga anggur Muscat tahun ini memang mengalami penurunan rata-rata antara 20% hingga 30%.
Sementara itu, pemimpin kebun anggur setempat menjelaskan bahwa kemungkinan karena suhu yang lebih tinggi tahun ini membuat pertumbuhan anggur menjadi sangat baik.
Biji anggur menjadi besar dan penuh, serta jumlah produksi anggur meningkat karena faktor cuaca.

Menurut laporan dari media ABEMA Hills, penurunan harga anggur Muscat tidak hanya disebabkan oleh peningkatan produksi akibat cuaca yang baik.
Saat diwawancarai, seorang eksportir buah mengatakan bahwa karena masalah pembuangan air limbah nuklir oleh Fukushima, membuat volume impor ke Tiongkok menurun sebanyak 20% hingga 30%.
Hal ini meningkatkan volume anggur Muscat di Jepang, yang pada akhirnya menekan harga jual di pasaran domestik.