(Taiwan, ROC) --- Menjelang datangnya musim gugur, perbedaan suhu antara pagi dan malam hari terasa signifikan.
Ditjen Kesehatan Nasional (HPA) mengingatkan bahwa suhu rendah (dingin), serta perbedaan suhu yang besar antara pagi dengan malam dapat mengakibatkan pembuluh darah menyempit, yang mana bisa meningkatkan risiko terkena serangan jantung akut atau stroke.
Masyarakat dihimbau agar selalu menjaga tubuh tetap hangat di tengah suhu yang berfluktuasi, serta menjaga sirkulasi udara di dalam ruangan, dan menghindari menutup pintu atau jendela sepenuhnya.
Selain itu, penting untuk memastikan asupan cairan dan aktivitas fisik yang cukup.
HPA menekankan, faktor risiko umum yang dapat memicu penyakit kardiovaskular meliputi obesitas di area perut, tekanan darah yang meningkat, gula darah tinggi, serta kolesterol tinggi. Namun, semua faktor tersebut dapat dicegah sejak dini.
Langkah awal yang bisa dilakukan adalah dengan mengetahui riwayat penyakit dalam keluarga. Manfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan preventif yang disediakan oleh pemerintah untuk memahami kondisi tubuh Anda.
Melalui hasil pemeriksaan kesehatan, Anda dapat mendeteksi penyakit kronis sejak dini, melakukan intervensi dan pengobatan sesegera mungkin, sehingga mengurangi risiko terkena penyakit kardiovaskular.

HPA kembali menganjurkan lima prinsip kesehatan untuk menjaga kesehatan, baik dari dalam hingga luar tubuh, meliputi:
1. Kontrol “Tiga Tinggi”
“Tiga Tinggi” merujuk pada gula darah tinggi (diabetes), tekanan darah tinggi (hipertensi) dan kolesterol tinggi (hiperlipidemia).
Bagi mereka yang memiliki “tiga tinggi”, dianjurkan untuk rutin memeriksa tekanan darah dengan prinsip memeriksa selama 7 hari berturut-turut, 2 kali sehari, dengan pengulangan 2 kali setiap kali pemeriksaan.
Selain itu, ada kebiasaan memeriksa gula darah secara teratur dan harus mengikuti petunjuk pengobatan dari dokter. Hindari menghentikan atau mengubah dosis obat tanpa anjuran, dan upayakan untuk secara aktif mengendalikan ketiga kondisi di atas.
2. Makan Sehat dan Kontrol Berat Badan serta Lingkar Pinggang
Ikuti prinsip diet rendah lemak, rendah gula, rendah garam, dan tinggi serat (3 rendah 1 tinggi).
Hindari konsumsi makanan olahan dan usahakan Indeks Massa Tubuh (BMI) berada dalam kisaran 18,5 hingga 24. Selanjutnya, untuk lingkar pinggang, pria sebaiknya tidak lebih dari 90 cm, sementara wanita tidak lebih dari 80 cm.
3. Olahraga Teratur dan Mengurangi Stres
Hindari berolahraga di luar ruangan saat suhu sangat rendah (dingin), baik di pagi atau malam hari.
Pastikan melakukan pemanasan sebelum berolahraga atau memilih olahraga dalam ruangan saat cuaca dingin. Cari cara untuk bersantai dan mengurangi stres.
Saat berendam air panas, pastikan suhu air tidak melebihi 40°C dan hindari perbedaan suhu yang ekstrem dan sebaiknya jangan berendam sendirian.
4. Hindari Minum Alkohol untuk Menghangatkan Tubuh, Berhenti Merokok, dan Hindari Menghirup Asap Rokok Pihak Lain
Baik merokok langsung atau terpapar asap rokok pasif, keduanya ternyata meningkatkan risiko kerusakan pada pembuluh darah dan penyakit jantung.
Ganti alkohol dengan teh (atau air) untuk menghindari penurunan suhu tubuh. Saat hendak diminum, pastikan suhu teh (atau air) di bawah 65°C untuk menghindari luka bakar pada kerongkongan.
5. Perhatikan Perlindungan Diri dari Suhu Dingin
Pantau cuaca, gunakan metode berpakaian berlapis-lapis untuk mengatur suhu tubuh, tambah atau kurangi pakaian sesuai kebutuhan.
Saat bepergian, gunakan topi, masker, syal, sarung tangan, kaos kaki, dan pemanas tangan (pastikan memperhatikan suhu dan letak pemasangan) untuk perlindungan tambahan.