(Taiwan, ROC) - Pemerintah Taiwan pada hari Minggu berjanji untuk menyumbangkan bantuan bencana sebanyak US$500.000 kepada Maroko setelah gempa berkekuatan 6,8 skala richter (SR) melanda negara di Afrika utara tersebut dan menewaskan lebih dari 2.000 orang pada Jumat malam.
Melalui sebuah siaran pers, Kementerian Luar Negeri (MOFA) Taiwan mengatakan sumbangan uang untuk bantuan bencana tersebut akan segera diberikan melalui negara ketiga, mengingat fakta bahwa Taiwan dan Maroko tidak menjalin hubungan diplomatik dan Taipei tidak memiliki kantor perwakilan di Maroko. Semua urusan hubungan dengan Maroko sekarang ditangani oleh perwakilan Taiwan di Aix-en-Provence, Prancis.
Pada saat yang sama, menurut MOFA, Taiwan juga menyampaikan belasungkawa kepada kedutaan Maroko di Prancis atas gempa kuat mematikan yang melanda barat daya Marrakesh, kota wisata populer berpenduduk sekitar 840.000 orang, pada Jumat malam.
Di lain pihak, tim SAR yang beranggotakan 120 orang dari Badan Pemadam Kebakaran Nasional Taiwan telah siap untuk terbang ke Maroko jika negara tersebut meminta bantuan. Sejauh ini, jelas MOFA, pemerintah Maroko belum meminta bantuan bencana dan dukungan misi pencarian dan penyelamatan dari komunitas internasional.
MOFA juga memastikan bahwa sejauh ini, tidak ada warga Taiwan yang diketahui terluka atau terkena dampak gempa tersebut.