History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Gempa 6,8SR Mengguncang Maroko, Menewaskan Hampir 300 Orang

  • 09 September, 2023
  • 尤繼富
Gempa 6,8SR Mengguncang Maroko, Menewaskan Hampir 300 Orang
Gempa 6,8SR Mengguncang Maroko, Menewaskan Hampir 300 Orang

(Taiwan, ROC) --- Gempa bumi berkekuatan 6,8 SR mengguncang negara Maroko, Afrika Utara, pada tanggal 8 September 2023 pukul 23:11 waktu setempat (waktu Taiwan: 9/9 pukul 06:11), dengan kedalaman gempa berkisar 18,5 kilometer.

Pusat gempa terletak di Desa Ighil yang berdekatan dengan pegunungan High Atlas. Gempa tersebut menyebabkan banyak bangunan runtuh, dan hingga saat ini telah menewaskan hampir 300 orang.

Menurut U.S. Geological Survey (USGS), ini merupakan gempa terkuat yang pernah terjadi di Maroko dalam 120 tahun terakhir.

Media Reuters, CNN, dan BBC, melaporkan bahwa episentrum gempa berada di sekitar 71 kilometer barat daya dari kota keempat terbesar di Maroko, Marrakesh.

19 menit setelah gempa utama, terjadi gempa susulan dengan kekuatan 4,9SR yang menambah jumlah korban. Saat ini, setidaknya 296 orang telah meninggal dan 153 orang lainnya mengalami luka-luka. (update berita: 9/9 pukul 12:40).

Gempa bumi 6,8SR melanda Maroko, Afrika Utara.

Salah seorang warga mengungkapkan, beberapa bangunan di kawasan kota tua Marrakesh runtuh ke permukaan tanah.

Video di Twitter juga menunjukkan warga yang panik berlarian keluar dari rumah mereka, berlindung di jalan-jalan karena khawatir terhadap gempa susulan. Diduga masih ada warga yang terjebak di bawah reruntuhan.

Karena kedalaman episentrum yang relatif dangkal, membuat getaran gempa dirasakan hingga ke Ibu Kota Rabat yang berjarak sekitar 350 kilometer dari pusat gempa, serta kota-kota besar seperti Casablanca dan Essaouira. Bahkan negara tetangga, Aljazair, juga merasakan getaran gempa.

Organisasi pemantauan global, NetBlocks, melaporkan bahwa wilayah Marrakesh saat ini mengalami pemadaman listrik dan gangguan koneksi internet. Di samping itu, rumah sakit setempat diberitakan juga dipenuhi oleh pasien yang berdatangan.

Warga memutuskan untuk berada di luar ruangan sesaat, setelah gempa kuat mengguncang Maroko.

Maroko terletak di zona pertemuan antara lempeng tektonik Afrika dengan Eurasia, yang mana bagian utara dari negara tersebut memang sering dilanda gempa. Meski demikian, gempa dengan berkekuatan besar jarang terjadi di Maroko.

Sejak tahun 1900, dalam radius 500 kilometer dari pusat gempa kali ini, belum pernah terjadi gempa dengan kekuatan mencapai 6SR, hanya terjadi 9 kali gempa dengan kekuatan mencapai 5SR.

Gempa besar terakhir yang melanda Maroko adalah gempa Al Hoceima pada tahun 2004, dengan kekuatan 6,3SR, yang menewaskan setidaknya 628 orang dan melukai 926 orang lainnya.

Sementara di Aljazair, kota El Asnam pernah dilanda gempa dengan kekuatan 7,3SR pada tahun 1980, yang merupakan salah satu gempa terbesar dalam sejarah modern Afrika Utara. Gempa di kala itu menewaskan 2.500 orang dan membuat setidaknya 300.000 orang harus kehilangan tempat tinggal mereka.

Komentar

Terbarumore