History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Menjelang 2024, Jumlah Warga Lansia di Taiwan Diprediksi akan Bertambah 100.000/Tahun

  • 08 September, 2023
  • 尤繼富
Menjelang 2024, Jumlah Warga Lansia di Taiwan Diprediksi akan Bertambah 100.000/Tahun
Menjelang 2024, Jumlah Warga di Lansia Diprediksi akan Bertambah 100.000/Tahun

(Taiwan, ROC --- Seiring dengan meningkatnya usia harapan hidup, membuat jumlah lansia di Taiwan tumbuh signifikan.

Pada tahun 2018, jumlah lansia di Taiwan mencapai lebih dari 14% dari total populasi. Hal ini serta-merta menjadikan Taiwan sebagian salah satu negara dengan struktur populasi tertua tercepat

Diperkirakan pada tahun 2025, angka ini akan melampaui 20%, menjadikannya masyarakat “sangat (super) tua”.

Selain itu, berdasarkan data estimasi populasi dari Dewan Pengembangan Nasional (NDC), mulai tahun depan, populasi di atas 75 tahun akan bertambah lebih dari 100.000 orang setiap tahunnya.

Hal ini dicemaskan akan menimbulkan berbagai masalah seperti pemukiman lansia, perawatan, dan juga persoalan warisan harta ke generasi berikutnya.

Manajer Proyek dari Pusat Penelitian Properti Sinyi Realty, Ceng Jing-de (曾敬德), menyatakan bahwa populasi masyarakat “sangat tua” telah menciptakan banyak peluang bisnis, seperti perawatan lansia dan medis kesehatan.

Namun, masalah lain yang muncul adalah banyaknya lansia yang tinggal sendiri di rumah-rumah tua. Selain itu, yang paling menonjol adalah jumlah warisan properti yang mencapai rekor tertinggi setiap tahunnya.

Data statistik memperlihatkan  bahwa dalam tujuh bulan pertama pada tahun 2023, jumlah bangunan yang diwariskan meningkat 18% dari periode yang sama tahun sebelumnya.

Atau dengan kata lain, angka pada tahun ini telah mencapai rekor terbaru, mencerminkan bahwa warisan kekayaan antar generasi kian menjadi tren yang umum.

Selama 7 bulan pertama, jumlah kasus pewarisan mencetak rekor tertinggi untuk periode yang sama sepanjang sejarah.

Data menunjukkan bahwa pada tahun ini, jumlah penduduk yang berusia lebih dari 75 tahun berkisar 1,56 juta orang.

Selama dua dekade terakhir, peningkatan tahunan rata-rata berada di bawah 60.000 individu. Namun, tahun ini peningkatan tahunan bertambah signifikan, mencapai 80.000 orang.

Mulai tahun 2024 hingga 2040, diperkirakan akan ada peningkatan sekitar 100.000 individu setiap tahunnya.

Fenomena di atas tentu akan semakin mempertegas tren laju dan volume penuaan populasi di Taiwan.

Ceng Jing-de mengungkapkan, salah satu dampak langsung dari percepatan penuaan populasi adalah isu-isu terkait pewarisan harta benda.

Mengingat generasi sebelumnya cenderung memiliki banyak anak, dan saat proses pewarisan berlangsung, upaya yang biasa dilakukan untuk mendistribusikan warisan dengan adil adalah dengan menjual aset, lalu membagi hasilnya.

Namun, memiliki banyak anak juga membawa serangkaian permasalahan dalam proses pewarisan.

Dewasa ini, golongan penerima warisan harta benda berada dalam kelompok usia 50 hingga 60 tahun. Hal ini tentu akan membuat generasi lebih muda semakin sulit memiliki kemungkinan untuk mendapatkan harta tidak bergerak (properti).

Komentar

Terbarumore