(Taiwan, ROC) -- Dirjen Otoritas Penerbangan Sipil (CAA) Guatemala, Francis Argueta Aguirre beberapa hari yang lalu (30/8) berkunjung ke Otoritas Penerbangan Sipil Kementerian Perhubungan Taiwan (CAA, MOTC), Beliau yakin dengan kemajuan penerbangan Taiwan dan mengutarakan mendukung partisipasi Taiwan dalam Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO).
Kemarin (31/8) CAA Taiwan mengatakan, Francis Argueta Aguirre didampingi kantor perwakilan Guatemala di Taiwan dan diplomat Taiwan melakukan kunjungan, Beliau menekankan capaian kemajuan penerbangan Taiwan dapat disaksikan semua masyarakat, selaku negara sahabat diplomatik maka Guatemala berlanjut mendukung partisipasi Taiwan dalam ICAO.
Francis Argueta Aguirre mendapat undangan untuk menghadiri workshop penerbangan sipil dalam Kerangka Kerja Sama dan Pelatihan Global (GCTF) di Taiwan, usai mengikuti kegiatan ini, kemarin berkunjung ke CAA Taiwan dan ini merupakan kunjungan kedua kalinya setelah tahun 2019 yang disambut oleh Dirjen CAA Lin Kuo-shian (林國顯). Dirjen CAA Lin mengatakan, letak geografis Taiwan di kawasan Asia Pasifik sangat strategis, pada tahun 2019 sebelum pandemi, wilayah informasi penerbangan Taipei menyediakan lebih dari 1,85 juta penerbangan, melayani hampir 72 juta penumpang dan membina pertukaran transportasi udara yang erat dengan berbagai negara.
Dirjen CAA Taiwan Lin mengapresiasi Guatemala mendukung keikutsertaan Taiwan dalam ICAO dalam jangka panjang, Lin mengatakan dalam forum pembahasan GCTF di Taiwan kali ini, Taiwan dapat berbagi pengalaman terkait pengendalian lalu lintas udara, pengendalian pesawat tak berawak, konstruksi dan pengembangan bandara, pengembangan penerbangan ramah lingkungan dan lainnya, mengusung pengalaman beberapa tahun yang lalu, untuk membuktikan Taiwan dapat berkontribusi untuk keamanan penerbangan regional dan global.
Francis Argueta Aguirre mengatakan, kondisi wisata di Guatemala sangat baik, di masa lalu hanya sedikit orang yang mengetahuinya, selain ada situs bersejarah peninggalan suku Maya, masih ada peradaban manusia yang berlimpah dan panorama alam seperti gunung berapi, hutan dan lainnya yang patut dikunjungi. Saat bersamaan ada banyak warga Guatemala yang bermigrasi ke AS, sehingga permintaan transportasi udara memiliki potensi pasar yang besar, maka pihaknya berharap pelaku usaha industri penerbangan Taiwan dapat lebih aktif mengamati pasar ini.
Dirjen CAA Lin Kuo-shian mengatakan, maskapai penerbangan domesik bekerja sama dengan pelaku usaha asing untuk saling berbagi nomor penerbangan pada beberapa titik destinasi di AS, menyediakan layanan transportasi udara Taiwan-Guatemala, bersama promosi pariwisata Taiwan yang diakui Guatemala, maka akan meningkatkan jumlah lintas manusia antar kedua belah pihak dan di masa mendatang akan memberikan evaluasi terkait lingkungan kondusif untuk pelaku usaha.