(Taiwan, ROC) - Wali Kota Hsinchu Kao Hung-an (高虹安) dari partai oposisi Partai Rakyat Taiwan (TPP) didakwa pada hari Senin atas tuduhan korupsi dalam melakukan pemotongan gaji secara curang dan menyalahgunakan dana publik.
Setelah delapan bulan menyelidiki kasus tersebut, Kantor Kejaksaan Distrik Taipei secara resmi menuntut Kao, menuduhnya melanggar Undang-Undang Anti-Korupsi dan memalsukan dokumen selama periode 27 Februari hingga 31 Desember tahun 2020 ketika menjabat sebagai anggota parlemen di Yuan Legislatif, yang telah berulang kali dibantah oleh Kao.
Sementara itu, dakwaan terhadap Kao dibatalkan dalam kasus lain di mana dia dituduh melanggar kepercayaan saat bekerja untuk Institut Industri Informasi (III) yang disponsori pemerintah karena tidak cukup bukti.
Kao sebelumnya dituduh memanfaatkan hasil penelitian dan pengembangan dari pekerjaannya untuk mengajukan hak paten atas namanya sendiri, bukan majikannya III.
Terlepas dari tuduhan ini, Kao terpilih sebagai Wali Kota Hsinchu pada 26 November 2022 dengan mengalahkan Shen Hui-hung (沈慧虹) dari partai berkuasa Partai Progresif Demokratik dan Lin Ken-jeng (林耕仁) dari partai oposisi utama Kuomintang. Kao mulai menjabat pada 25 Desember tahun lalu.
Kao yang berusia 39 tahun adalah mantan pembantu taipan Terry Gou (郭台銘), pendiri Hon Hai Precision Industry Co., yakni perusahaan perakit iPhone yang lebih dikenal sebagai Foxconn secara global.
Dia kemudian terpilih sebagai legislator yang mewakili TPP, parpol yang didirikan pada Agustus 2019 oleh mantan Wali Kota Taipei Ko Wen-je (柯文哲), salah satu kandidat dalam pemilihan presiden mendatang pada Januari 2024.