(Taiwan, ROC) --- Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文) menghadiri upacara pembukaan “Ketagalan Forum – Dialog Keamanan Indo Pasifik 2023” pada Selasa pagi (8/8). Kepala Negara menyampaikan, industri teknologi tinggi Taiwan memiliki prestasi terdepan, terutama di sektor semikonduktor.
Keahlian Taiwan juga memainkan peran penting bagi rantai pasokan keamanan global, serta memiliki kontribusi penting bagi inovatif di sektor pemroduksian mesin presisi, kecerdasan buatan, energi terbarukan, bioteknologi dan lain-lain.
Peran Taiwan bisa memberikan kontribusi lebih bagi rantai pasokan dunia yang beragam dan tangguh.
Presiden Tsai Ing-wen hari ini diundang untuk menghadiri upacara pembukaan “Ketagalan Forum – Dialog Keamanan Indo Pasifik 2023”. Dalam kata pembukaannya, Beliau menyampaikan Ido Pasifik masih menjadi kawasan dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di dunia. Ekonomi Indo Pasifik yang stabil juga menjadi landasan penting bagi kemajuan ekonomi dan keamanan dunia. Kawasan ini juga memainkan peran penting bagi pembangunan untuk era abad 21.
Namun demikian, kebangkitan kawasan Indo-Pasifik saat ini juga dibarengi dengan ketegangan dan kontradiksi baru, yakni semakin kuatnya agresi politik dari rezim otoriter. Beliau menyampaikan, model pemerintahan yang diusulkan akan lebih sesuai, jika mengedepankan prinsip demokrasi.
Ini juga menjadi tantangan besar bagi negara di kawasan Indo-Pasifik, di mana prinsip demokrasi, keamanan dan tatanan internasional juga tengah menghadapi tantangan terbesar.
Presiden Tsai melanjutkan, pemerintah Taiwan berkomitmen untuk menjadi bagian dari koalisi demokrasi guna mencegah perluasan paham otoritarianisme, serta menangani isu-isu seperti, perubahan iklim, epidemi baru, terorisme dan memastikan keamanan rantai pasokan.
Taiwan juga dapat menjadi mitra yang sangat diperlukan untuk membangun ketahanan demokrasi, serta mempromosikan berbagai sektor seperti bioteknologi, energi terbarukan dan semikonduktor.
Kepala Negara menekankan, Taiwan akan terus melakukan berbagai langkah yang diperlukan untuk meningkatkan keamanan, meliputi mempromosikan pemroduksian kapal perang buatan dalam negeri, memperkuat kemampuan tempur cadangan, menambah investasi untuk meningkatkan kemampuan tempur asimetris.
Upaya-upaya di atas juga memperlihatkan bahwa Taiwan tidak akan memandang sebelah mata perihal dukungan dan bantuan yang diberikan oleh mitranya. Taiwan juga tidak akan mencari konfrontasi secara militer, serta berharap untuk hidup berdampingan dengan negara tetangga, tentunya dengan terus mengedepankan prinsip perdamaian, stabilitas dan saling menguntungkan.
Presiden Tsai juga menyebutkan bahwa salah satu topik penting dari forum ini adalah membahas peran Taiwan dalam restrukturisasi rantai pasokan dunia. Beliau percaya, dengan keunggulan teknologi tinggi yang dimiliki, terutama untuk sektor manufaktur, maka Taiwan bisa membantu memperkuat rantai pasokan dunia menjadi lebih beragam dan tangguh.
Presiden Tsai Ing-wen mengatakan, “Industri teknologi tinggi Taiwan, terutama keunggulannya di bidang semikonduktor, adalah mata rantai penting dalam rantai pasokan keamanan dunia, yang notabene bisa melindungi inti teknologi dari unsur penyalahgunaan. Taiwan mampu memainkan peran inovatif dalam pemroduksian mesin presisi, kecerdasan buatan, energi terbarukan, bioteknologi dan banyak bidang lainnya. Hal ini akan membantu membangun rantai pasokan dunia menjadi lebih kuat, beragam dan tangguh.”
Kepala Negara menuturkan, kawasan Indo-Pasifik saat ini tengah menghadapi momen kritis. Dan Taiwan memiliki peluang baru untuk memainkan peran yang konstruktif. Taiwan juga merupakan mitra penting dalam aliansi untuk membangun kawasan regional yang lebih damai dan makmur.
Melalui kesempatan ini, Kepala Negara sekali lagi mengucapkan terima kasih kepada seluruh teman dan mitra sehaluan atas dukungan dan bantuan mereka kepada Taiwan, terutama di saat-saat kritis.