(Taiwan, ROC) – Seiring perkembangan globalisasi, jumlah orang asing di Taiwan terus meningkat dari hari ke hari. Untuk mempromosikan pertukaran ragam budaya dan meningkatkan pengertian antar satu sama lain, serta perhatian di antara grup etnis yang berbeda, Toko Buku bertema Asia Tenggara “Brilliant Time” akan menyelenggarakan seminar berseri terkait “Jarak antara Orang Taiwan dengan Orang Asing“. Selain mengundang para penduduk imigran baru dari berbagai negara untuk berbagi pengalaman hidup mereka, beberapa orang Taiwan yang berinteraksi dengan warga negara asing untuk waktu yang lama juga akan berbicara tentang pengamatan dan pengalaman mereka secara lagsung. Secara total, akan ada 12 seminar dalam seri ini, yang dimulai secara resmi di akhir bulan Agustus.
Dalam rangka mempromosikan masyarakat arus utama Taiwan untuk lebih memahami orang asing di Taiwan, di bawah subsidi Kementerian Kebudayaan, Toko Buku bertema Asia Tenggara “Brilliant Time” akan menyelenggarakan seminar berseri terkait “Jarak antara Orang Taiwan dengan Orang Asing“.
Chang Cheng (張正) penanggung jawab toko buku sekaligus mantan Chairperson Radio Taiwan Internasional (Rti) mengemukakan, dalam rangka mengajak para pemirsa memahami warga negara asing di Taiwan dari perspektif yang lebih beragam, ia mengundang para aktivis sosial, pekerja lapangan, peneliti, wartawan, polisi urusan luar, anak-anak penduduk imigran baru, dan penduduk imigran baru dari berbagai negara untuk hadir dalam seminar.
Chang Cheng mengungkapkan bahwa seri seminar ini memiliki beragam isi. Selain membahas makanan Singapura dan Malaysia dan acara kontes kecantikan Filipina, juga ada pelajar asal Vietnam yang kuliah doktoral di Taiwan, membahas kesulitan dalam integrasi pendidikan transnasional di Taiwan. Ada pula peneliti Academia Sinica yang akan diundang, yaitu Gen Shibayama asal Jepang yang akan membicarakan komunitas Indonesia di Taiwan dengan publikasi berbahasa Indonesia.
Chang Cheng menyampaikan bahwa tidak perlu mendaftar untuk hadir di acara tersebut, tapi tempat duduknya terbatas.