(Taiwan, ROC) -- Dewan Pertanian Taiwan (COA) resmi menjadi Kementerian Pertanian (MOA) pada 1 Agustus. Dalam kata sambutannya, Menteri Pertanian Chen Chi-chung (陳吉仲) berjanji untuk memperhatikan petani dan memastikan mereka menghasilkan untung. Chen Chi-chung menyampaikan, modal produksi petani harus ditekan agar petani bisa untung. Oleh karena itu, selain memberikan bantuan alat pertanian besar-besaran, ekspor produk pertanian juga akan difokuskan ke Amerika Serikat dan Jepang.
Dalam kata sambutannya, Wakil Presiden William Lai (賴清德) mewakili Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文) menyampaikan tiga harapannya. Presiden Tsai berharap agar MOA bisa menopang petani di masa depan. Dia juga berharap MOA dapat terus menggunakan berbagai inovasi teknologi untuk meningkatkan daya saing pertanian, serta mengingatkan mereka untuk berjaga-jaga bila terjadi krisis pangan di masa depan.
Dengan dipromosikannya COA menjadi MOA, di masa depan akan ada 8 lembaga administrasi tingkat tiga dan 7 institut penelitian tingkat tiga. Delapan lembaga administrasi tersebut meliputi Badan Pertanian dan Makanan (AFA), Badan Perikanan (FA), Biro Pemeriksaan dan Karantina Kesehatan Hewan dan Tumbuhan (BAPHIQ), Biro Kehutanan, Biro Tanah dan Konservasi Air (SWCB), Badan Irigasi Pertanian, Badan Keuangan Pertanian (BOAF), dan Pusat Manajemen Kawasan Teknologi Pertanian (ATP).
Sedangkan, 7 institut penelitian tersebut meliputi Institut Penelitian Pertanian (TARI), Institut Penelitian Kehutanan (TFRI), Institut Penelitian Perikanan (TFRIN), Institut Penelitian Peternakan (TLRI), Institut Penelitian Kedokteran Hewan (NVRI), Institut Penelitian Obat Kimia Pertanian (TACTRI), dan Institut Penelitian Keanekaragaman Hayati (TBRI). Sementara itu, Kantor Pusat Kementerian Pertanian sendiri akan memiliki 8 divisi dan 6 departemen.