(Taiwan, ROC) -- Wapres William Lai dijadwalkan bulan Agustus akan memimpin rombongan ke negara sahabat diplomatik untuk menghadiri inaugurasi presiden Paraguay. Kemenlu pada hari Selasa ini (25/7) menyampaikan, akan disesuaikan dengan prosedur lama kunjungan wapres ke Paraguay, sementara ini berkoordinasi dengan pemerintah Paraguay dan masih dalam tahap pengaturan, berkaitan dengan perjalanan transit ke AS, saat ini tengah berkoordinasi erat dengan pihak AS, setelah isi perjalanan nyata dan jelas baru akan dipublikasikan.
Upacara pelantikan Presiden Paraguay yang baru menjabat direncanakan pada tanggal 15 Agustus, Wapres William Lai akan memimpin delegasi ke Paraguay. Berkaitan dengan perjalanan transit di AS, sementara ini masih dalam tahap komunikasi, setelah rencana ini dipastikan maka baru akan dipublikasikan. Juru Bicara Kemenlu Jeff Liu mengatakan, “Berkaitan dengan kunjungan transit Wapres William Lai ke AS, hingga saat ini kedua belah pihak Taiwan-AS masih dalam pembahasan, akan disesuaikan dengan prosedur lama maupun praktik sebelumnya dari kedua belah pihak, setelah agenda ini dikonfirmasikan maka akan kami publikasikan pada waktu yang tepat.”
Selain itu, Kemenlu beranggapan siber army RRT terus menerus menyebarkan berita hoaks dalam TikTok, ini menjadi perang kognitif dari pihak RRT. Kemenlu menegaskan, isu pokok dari ketegangan selat Taiwan sebenarnya bukan di Taiwan, bukan karena Amerika, atau bukan karena kubu negara demokratis melainkan otoritarianisme RRT yang semakin berekpansi dan perubahan status quo secara sepihak, semestinya RRT tidak lagi menggunakan argumen yang tidak masuk akal untuk bersikap layaknya “maling yang berteriak maling”, menerapkan perang kognitif.