(Taiwan, ROC) --- Wakil Ketua Komite Urusan Luar Negeri dan Pertahanan Senat Prancis, André Gattolin, memimpin delegasi untuk berkunjung ke Taiwan semenjak tanggal 23 Juli hingga 27 Juli 2023. Tim delegasi yang menyertai perjalanan kali ini meliputi Wakil Ketua Kelompok Persahabatan Taiwan - André Vallini, serta Senator Étienne Blanc dan Senator Annick Jacquemet.
Wakil Presiden William Lai (賴清德) menyambut kedatangan tim delegasi pada Senin pagi hari ini (24/7) di Istana Kepresidenan. Dalam pidatonya, Wapres William Lai mengucapkan terima kasih kepada Perwakilan Prancis di Taiwan yang sebentar lagi akan mengakhiri masa jabatannya, yakni Jean-François Casabonne-Masonnave. Beliau juga menyampaikan harapan besarnya kepada ayahanda Senator André Vallini yang kini tengah terbaring sakit, agar lekas sembuh.
Wakil Presiden William Lai juga menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Senat Prancis yang meloloskan “Resolusi Mendukung Partisipasi Taiwan di Dunia Internasional” pada bulan Mei 2021. Tidak sampai di situ, Majelis Nasional Prancis pada bulan November tahun 2021 kembali menyetujui pembentukan “Platform Multilateral Mendukung Taiwan Disertakan dalam Berbagai Agenda Dunia”.
Wakil Presiden William Lai mengatakan, “Saya ingin berterima kasih kepada Wakil Ketua André Gattolin karena telah memfasilitasi 110 anggota senat untuk menandatangani konsensus mendukung partisipasi Taiwan dalam Organisasi Majelis Kesehatan Dunia (WHO) selama masa pandemi tahun 2020. Konsensus ini kemudian memiliki peran besar dalam resolusi berikutnya di tingkat Senat pada tahun 2021, yakni untuk mendorong agar Taiwan disertakan dalam setiap agenda dunia internasional.”
William Lai menyampaikan, Taiwan dan Prancis adalah negara yang menganut paham demokrasi, serta mengejar prinsip-prinsip universal, misal kebebasan dan perlindungan Hak Asasi Manusia. Di tengah tekanan dan ancaman otoritarianisme yang semakin kuat, hanya akan membuat kubu demokrasi kian bersatu.
Wapres menambahkan, Taiwan dan Prancis akan senantiasa mendukung warga Ukraina. Apalagi Prancis juga sudah mengulurkan bantuannya untuk membantu rekonstruksi jembatan di Ukraina. Di atas prinsip demokrasi yang dijunjung, maka Taiwan, Prancis berserta negara lainnya akan mendukung kubu yang membela nilai kebebasan. Wapres kemudian meminta kepada Prancis untuk terus mengamati situasi perdamaian dan stabilitas di Indo-Pasifik. Di samping itu, Wapres William Lai melanjutkan, perusahaan pemroduksi baterai solid state asal Taiwan, ProLogium Technology, baru-baru ini mengumumkan akan membangun pabrik di Dunkirk, Prancis, dengan nilai investasi mencapai €5,2 miliar. Di akhir kata sambutan, William Lai juga mengatakan bahwa dirinya berharap Taiwan dengan Prancis akan terus memperkuat hubungan ekonomi dan perdagangan pada masa mendatang.