History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

NSC: Intervesi Tiongkok Sangat Beragam, Salah Satunya Membudidayakan Selebgram

  • 21 July, 2023
  • 尤繼富
NSC: Intervesi Tiongkok Sangat Beragam, Salah Satunya Membudidayakan Selebgram
NSC: Intervesi Tiongkok Sangat Beragam, Salah Satunya Membudidayakan Selebgram

(Taiwan, ROC) --- Taiwan akan menghelat pemilu pada awal tahun 2024 mendatang. Menanggapi hal tersebut, Sekjen Dewan Keamanan Nasional (NSC), Wellington Koo (顧立雄), menyampaikan bahwa pihak Tiongkok akan menggunakan berbagai cara untuk melancarkan intervensinya dalam pemilu Taiwan tahun mendatang.

Pernyataan Wellington Koo tersebut disampaikannya dalam sebuah wawancara bersama dengan media Liberty Times Net (LTN) baru-baru ini.

Wellington Koo menyampaikan, Tiongkok akan menciptakan opini publik, sehingga masyarakat luas akan membenci partai penguasa. Di samping itu, Tiongkok biasanya juga akan membangun skeptisme secara berlebihan terhadap Amerika Serikat, misal mempropagandakan perihal peperangan dan membuat pernyataan yang akan menguntungkan pihak mereka.

Cara yang dipergunakan oleh Tiongkok juga akan berbeda-beda dan beragam.

Wellington Koo menambahkan, biasanya Tiongkok akan menggunakan dan melebuh-lebihkan tema atau isu pemberitaan yang tengah hangat di Taiwan. Tiongkok biasanya juga akan memanfaatkan orang mereka yang berada di Taiwan untuk menyebarkan pemberitaan tersebut.

Dan tidak menutup kemungkinan, Tiongkok juga akan “membudidayakan” para selebgram untuk menyebarluaskan propaganda mereka.

Wellington Koo mengatakan, “Mereka biasanya akan mendirikan beberapa perusahaan multi platform untuk mengembangkan bibit konten kreator yang banyak ditemukan di medsos seperti Youtube, Instagram atau TikTok. Mereka akan memanfaatkan pamor para selebgram dan inovasi jaringan internet, guna mempromosikan atau mempengaruhi para audiens secara akurat. Mereka akan menggunakan akun palsu dalam jumlah yang banyak, yang kemudian akan digunakan saat mereka melakukan LIVE, untuk mengarahkan opini masyarakat awam.”

Di samping itu, Wellington Koo menambahkan, otoritas Tiongkok juga memanfaatkan perkembangan teknologi deepfake untuk kemudian membuat penyebaran informasi palsu mereka terkesan lebih nyata.

Guna mencegah penyebaran dan mengkonfirmasi berita palsu yang ada, maka pihak Taiwan setiap harinya harus berhadapan dengan konten yang bersifat kontroversial. Di samping itu, Taiwan juga senantiasa melakukan analisa terhadap setiap platform yang dipergunakan oleh mereka.

Wellington Koo melanjutkan, mudah bagi pihak Tiongkok untuk menciptakan keonaran dari penyebaran berita palsu. Namun Taiwan membutuhkan perjuangan besar untuk mencegah informasi palsu tersebut meluas secara tidak karuan.

Oleh sebab itu, pemerintah Taiwan tidak pernah berhenti melakukan konfirmasi, supaya masyarakat tidak termakan oleh berita yang tidak benar. Di samping itu, otoritas Taiwan juga harus menggunakan cara yang tepat agar konfirmasi yang dilakukan bisa mudah terbaca dan dimengerti oleh warga awam.

Komentar

Terbarumore