(Taiwan, ROC) - Indeks Tingkat Kepercayaan Konsumen (CCI) bulan Juli memecahkan rekor baru dalam sejarah, tetapi hari ini tanggal 27 Agustus, Pusat Penelitian Pembangunan Ekonomi, National Centre University mengumumkan CCI untuk bulan Agustus dengan angka 83,06 point turun 5,11 point yang menutup kenaikan selama 4 bulan beturut-turut.
National Centre University (NCU) mengumumkan tingkat kepercayaan konsumen (CCI) bulan Agustus sebesar 83.06 point menurun 5,11 point dibandingkan bulan sebelumnya, yang berarti kenaikan memecahkan rekor selama 2 bulan berturut-turut sudah terhenti, dimana 6 indikator yaitu kesempatan kerja, situasi ekonomi domestik, keadaan ekonomi keluarga, barang tahan lama, standar harga barang dan investasi saham semua mengalami penurunan, yang mana indikator investasi saham merupakan indicator yang mengalami penurunan terbanyak sedangkan standar harga barang adalah indicator yang mengalami penurunan paling sedikit.
Profesor jurusan statistic informatika, universitas Fujen, Hsien Bang-chang (謝邦昌) beranggapan, penurunan tingkat kepercayaan konsumen bulan ini berkaitan dengan bencana karena unsur manusia, ketidakstabilan pemerintahan juga menjadi unsur yang mempengaruhi hal ini.
Hsien Bang-chang mengatakan : secara mudahnya dapat dikatakan, bencana akibat manusia, dari beberapa faktor besar ini adalagi ketidakstabilan pemimpin pemerintahan, jadi ini merupakan sebuah tanda peringatan, saya rasa pejabat pemerintahan, terutama pejabat ekonomi harus memperhatikan benar-benar peringatan ini.
Berdasarkan survei, indicator yang mengalami penurunan paling besar adalah “investasi saham untuk 6 bulan ke belakang” sebesar 84,10 point, turun 11,80 point dibandingkan dengan bulan sebelumnya, indikator yang mengalami penurunan terbesar kedua adalah “Situasi Perekonomian untuk setengah tahun berikut” yaitu 77,40 point, angka ini lebih rendah 7,85 point dibandingkan bulan sebelumnya, yang ke tiga adalah “Keadaan ekonomi keluarga untuk setengah tahun selanjutnya” sebesar 76,30 poin lebih rendah 3,65 dibandingkan bulan Juli lalu.
Jika dilihat dari standar yang ada, dari 6 indikator yang ada, untuk “kesempatan kerja domestik setengah tahun ke belakang” dan “pembelian barang tahan lama untuk 6 bulan berikut” yang lebih cenderung optimis, sementara 4 indikator lainnya lebih condong pesimis.