(Taiwan, ROC) --- Perpustakaan Nasional Taiwan (NCL) dan Universitas Nasional Kyungpook yang terletak di Kota Daegu mengumumkan pendirian Taiwan Resource Center for Chinese Studies (TRCCS). Hadirnya TRCCS diharapkan dapat mempromosikan jalinan pertukaran antara Taiwan dengan Korea, serta meningkatkan pencapaian penelitian akademik Taiwan.
TRCCS kali ini adalah basis kerja sama ke-46 yang berhasil didirikan oleh Perpustakaan Nasional Taiwan di seluruh dunia. Upacara pembukaannya sendiri dihadiri oleh Rektor Universitas Nasional Kyungpook, Hong Yuan-he (洪元和), dan Ketua Perpustakaan Nasional Taiwan, Cheng Hsu-hsian (曾淑賢).
Di samping itu, Ketua Kantor Perwakilan Taiwan untuk Korea Selatan cabang Busan, Guo Cheng-kai (郭承凱), dan Kepala Kantor Pendidikan, Zeng Zheng-kai (鄭正凱), juga hadir di tempat.
NCL kemudian mempersembahkan cetakan ulang buku kuno “Puisi Zhu Dongpo” dan “Sutra Vajra Prajna Paramita” sebagai simbol kerja sama. Kedua benda di atas adalah benda bersejarah, yang setara dengan level harta karun nasional.
Penyerahan kedua benda bersejarah ini diharapkan dapat membuka peluang kerja sama yang lebih luas di masa mendatang.
Cheng Hsu-hsian menyampaikan, semenjak tahun 2022, pihak NCL senantiasa memilih universitas atau lembaga penelitian asing untuk bekerja sama mendirikan TRCCS. NCL juga gencar memperkuat kerja sama dengan lembaga penelitian asing di luar negeri, serta mempromosikan pertukaran akademik, baik domestik maupun internasional.
NCL senantiasa memperluas pencapaian akademik sinologi di Taiwan, bersama-sama membangun sumber daya penelitian dan platform sinologi dunia, serta meningkatkan pertukaran kebudayaan antara negara timur dengan barat.
Ia melanjutkan, hubungan kerja sama yang dijalin Taiwan dengan Korea semakin hari semakin erat. Universitas Kyungpook yang berjarak kurang dari 1.500 kilometer dari Taiwan, saat ini merupakan unit kerja sama terdekat dengan Taiwan.
Pada masa mendatang, kedua belah pihak berencana untuk bersama-sama menyelenggarakan kuliah Sinologi Taiwan, serta menghelat pameran, dan kegiatan kerja sama akademik lainnya, dengan harapan agar lebih banyak orang dapat melihat hasil penelitian akademik Taiwan dan sumber daya digital yang kaya.
Dalam daftar “World University Impact Rankings”, yang disusun oleh lembaga evaluasi perguruan tinggi dunia asal Inggris, Times Higher Education (THE), Universitas Kyungpook berhasil menempati peringkat ke-13 di dunia dan ke-1 di Korea.
Universitas bersangkutan juga aktif mengembangkan studi tentang Asia, mempromosikan Korea hingga ke mata dunia.
Cheng Hsu-hsian kemudian memimpin upacara penandatanganan perjanjian “Katalog Berkas/Buku Kuno” antara NCL dengan Universitas Nasional Kyungpook. Perjanjian ini nantinya akan memperbanyak jumlah buku kuno yang dimasukkan ke dalam daftar digital “Sistem Sumber Daya Dokumen Buku Kuno dan Koleksi Khusus” oleh kedua belah pihak.
Kerja sama ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi promosi pembelajaran sinologi di Taiwan dan Korea Selatan, serta meningkatkan kerja sama antara akademisi.