(Taiwan, ROC) – Menanggapi berita evakuasi orang-orang Tionghoa perantauan Amerika Serikat yang beredar di media sosial, Kementerian Luar Negeri (MOFA) mengklarifikasi pada hari ini (11 Juli), bahwa setelah konfirmasi dengan Institut Amerika di Taiwan (AIT), apa yang disebut sebagai berita evakuasi orang perantauan Tionghoa sebagai rumor belaka. Kemenlu Taiwan sekali lagi mengingatkan masyarakat untuk waspada, tidak percaya atau menyebarkan informasi palsu, mencegah kekuatan musuh melakukan perang kognitif terhadap Taiwan.
Juru bicara Kemenlu Taiwan Jeff Liu (劉永健) menyampaikan bahwa media sosial LINE terungkap ada orang yang secara sengaja menyebarkan informasi palsu pada pagi hari ini tanggal 11 Juli, sekali lagi menyebarkan berita tentang Amerika Serikat akan evakuasi orang Tionghoa perantauan di Taiwan. Namun, klaim evakuasi yang muncul berkali-kali baru-baru ini semuanya dibuat-buat dan merupakan informasi palsu. Selain penjelasan berkali-kali oleh Kemenlu Taiwan, Gedung Putih dari Amerika Serikat juga maju untuk mengklarfikasi.
Kemenlu sekali lagi mengimbau dan mengingatkan masyarakat untuk waspada, memperkuat kemampuan untuk membaca konten dari berbagai platform, dan memanfaatkan mekanisme pengecekan fakta dengan baik. Jeff Liu mengatakan, “jangan percaya atau menyebarkan informasi palsu, untuk mencegah kekuatan musuh melakukan perang kognitif terhadap negara kita.”
Terkait dengan laporan bahwa AS meminta Taiwan untuk mengembangkan agen perang biologis, Jeff Liu menunjukkan, bahwa “ketika sebuah berita dipublikasikan, seluruh pihak terkait secara jelas menyangkalnya. Kecuali media yang mempublikasikan dapat memberikan informasi yang menguatkan secara lebih lanjut, dunia luar akan percaya bahwa hal ini adalah informasi palsu.” Penyebaran informasi yang salah dan informasi palsu akan menghancurkan kredibilitas dan reputasi media, dan tidak akan berdampak pada hubungan Taiwan – AS. “Informasi yang salah mengatakan, bahwa hal itu akan berdampak pada hubungan Taiwan – AS, pernyataan ini benar-benar meremehkan fondasi yang kuat dari interaksi persahabatan jangka panjang antara Taiwan dan Amerika Serikat.”