History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Langkah Baru Pencegahan Penipuan Akan Diluncurkan pada Akhir Tahun, Audrey Tang: SMS Pemerintah Akan Menggunakan Sistem 3 Digit

  • 07 July, 2023
  • 陳柏萇
Langkah Baru Pencegahan Penipuan Akan Diluncurkan pada Akhir Tahun, Audrey Tang: SMS Pemerintah Akan Menggunakan Sistem 3 Digit
Langkah Baru Pencegahan Penipuan Akan Diluncurkan pada Akhir Tahun, Audrey Tang: SMS Pemerintah Akan Menggunakan Sistem 3 Digit

 (Taiwan, ROC) – Sehubungan dengan maraknya penipuan melalui SMS, Menteri Pengembangan Digital (MODA)Taiwan  Audrey Tang (唐鳳) mengumumkan jika SMS yang dikeluarkan oleh departemen pemerintah akan berganti menggunakan sistem 3 digit sebelum akhir tahun, dan tidak lagi menggunakan 10 digit nomor ponsel, seperti SMS 4 digit yang dikirim oleh 1922 saat masa pandemi. Dengan demikian, masyarakat hanya perlu melihat apakah SMS yang mengaku pembayaran pajak atau denda tersebut berasal dari nomor 10 digit seperti nomor ponsel biasa atau tidak, dan dapat langsung mengetahui jika SMS tersebut adalah SMS penipuan. Pada saat bersamaan, hal ini juga akan mencegah masyarakat keliru dalam menganggap SMS dari lembaga-lembaga pemerintah sebagai sebuah SMS penipuan.

Dihadapkan dengan kelompok penipuan yang sering kali menyamar sebagai perusahaan pengiriman, bank, kepolisian, atau lembaga pemerintah dan mengirimkan pesan SMS penipuan guna mencuri informasi pribadi dan keuangan, atau meminta pengguna untuk mengklik tautan dan membayar pajak atau denda, ditambah dengan penggunaan kecerdasan buatan (AI) oleh kelompok penipuan untuk membuat halaman web palsu yang hampir identik dengan situs web resmi pemerintah, semua ini menyebabkan banyak orang menjadi korban penipuan dan mengalami kerugian keuangan.

Selain itu, guna mencegah pihak ketiga pembayaran menjadi wadah ataupun alat pencucian uang oleh kelompok penipuan, MODA juga akan bekerja sama dengan Otoritas Pengawasan dan Pengelolaan Keuangan dalam menerapkan “Sistem Pendaftaran Energi Layanan Pembayaran Pihak Ketiga”. Meminta para penyedia jasa untuk mengungkapkan dan menyampaikan pernyataan kepatuhan terhadap UU pencegahan pencucian uang secara sukarela, baru dapat mendaftar. Apabila penyedia jasa tidak mengungkapkan atau tidak mendaftar, maka mereka tidak dapat mengajukan nomor rekening virtual.

Dengan kata lain, meskipun terdapat lebih dari 12.000 penyedia jasa pembayaran pihak ketiga saat ini tidak diatur oleh Otoritas Pengawasan Keuangan sebagai industri lisensi khusus seperti pembayaran elektronik dengan batasan modal dan persayaratan lainnya, mereka masih harus mematuhi sejumlah aturan baru dapat mendaftar. Jika tidak, mereka tidak akan dapat menggunakan nomor rekening virtual yang mereka daftarkan untuk mengakses layanan perbankan. Mengenai kapan akan diimplementasikan? Audrey Tang (唐鳳) menyampaikan, pihaknya akan memberitahu semua orang.

Komentar

Terbarumore