(Taiwan, ROC) -- Presiden Tsai Ing-wen saat bertemu dengan 3 dari pemenang Girls Cyber Security 2023 GICS pada hari ini 20 Juni 2023 secara khusus mengungkit siswa SMA Tatung yang mengusung metode Robot AI dalam upaya menyelesaikan calo tiket konser, dan Tim Universitas Sentral yang menambahkan notifikasi pada foto untuk menghindari penggunaan sistem pencarian wajah agar dapat menjamin keamanan data informasi. Presiden Tsai Ing-wen percaya bahwa para siswa juga peduli dengan permasalahan dan mengusulkan solusi dengan sangat kreatif serta mengikuti arus zaman.
Presiden Tsai Ing-wen sekali lagi menekankan, pemerintah akan terus berupaya dari berbagai sisi dalam memperkuat pencegahan agar tidak terjadi kebocoran data. Presiden Tsai Ing-wen mengatakan, “Dalam kehidupan kita menemukan pertarungan keamanan data generasi baru, dan penyelesaian masalah membuat kehidupan yang lebih maju, setiap dari kita adalah kekuatan perempuan dalam upaya melindungi negara, dari usulan Anda semua juga dapat menjadi pertimbangan penting bagi pemerintah. Taiwan tengah berada dalam perjalanan menuju era digitalisasi, pemerintah juga tidak akan pernah terputus dalam upaya memperkokoh perlindungan keamanan informasi dari berbagai instansi, pengusaha dan dari setiap warga Taiwan.”
Presiden Tsai Ing-wen menyampaikan, selama beberapa tahun terakhir ini, pemerintah memasukan prinsip keamanan data dalam setiap kebijakan, juga mengelar berbagai kegiatan dan kelas terkait, memperkokoh perlindungan data informasi perusahaan dan meningkatkan pengenalan warga terhadap keamanan data, seperti “Girls in Cybersecurity” yang sangat menginspirasikan, tidak saja memungkinkan kaum muda Taiwan untuk belajar satu sama lain, tetapi juga untuk bersaing dan berkomunikasi dengan siswa dari negara lainnya dalam bentuk kompetisi internasional, yang mana hal ini tidak saja dapat mematahkan stereotip gender tetapi juga memperkuat akar pembinaan semakin banyaknya tenaga bertalenta keamanan data.