(Taiwan, ROC) Kementerian Ketenagakerjaan (MOL) pada hari Jumat (16/6) mengumumkan pendataan pengurangan shift kerja (atau yang disebut dengan libur tanpa gaji), yang diterapkan oleh 2.020 perusahaan, diberlakukan kepada 16.537 karyawan, dibandingkan dengan periode sebelumnya bertambah 37 perusahaan, jumlah karyawan bertambah 830 orang. Diantaranya ada satu pabrik komponen sepeda yang menerapkan pengurangan shift kerja terhadap 470 orang, dikarenakan pemesanan luar negeri yang tidak stabil, stok persediaan yang tidak terdistribusikan.
Kementerian Ketenagakerjaan (MOL) hari ini (16/6) mengumumkan data pengurangan shift kerja, ada penambahan 37 perusahaan, mencatat angka 2.020 perusahaan, sedangkan jumlah karyawan ada tambahan 830 orang, mencatat 16.537 karyawan.
Industri manufaktur, ada 8.412 orang diliburkan tanpa gaji, mencatat angka penambahan tertinggi sebanyak 693 orang. Deputi Direktor Standar Tenaga Kerja dan Kesetaraan Ketenagakerjaan Kemenaker, Huang Wei-chen (黃維琛) menganalisa, pada intinya dikarenakan pemesanan luar negeri yang tidak stabil yang dialami oleh satu pabrik komponen sepeda, stok persediaan yang sulit terdistribusikan sehingga memberlakukan pengurangan shift kerja terhadap 470 orang. Huang mengatakan, “Menurut pengamatan kami saat ini, industri manufaktur menerapkan pengurangan shift kerja untuk 1 hari hingga 4 hari, atau sekitar 8 hari, yang lebih sering ditemui adalah dalam satu minggu bertambah 1 hari istirahat.”
Akan tetapi, Huang Wei-chen juga mengungkit, di tengah industri sepeda, juga ada beberapa pabrik skala kecil yang memberlakukan pengurangan shift kerja terhadap 40-50 orang, semula akan diberlakukan selama 3 bulan, namun penerapan ini dihentikan lebih awal, meskipun sulit melakukan perbandingan dengan pabrik besar dan dapat diamati situasi terima orderan dari setiap produsen berbeda-beda.