(Taiwan, ROC) --- Guna memperluas cakupan layanan kepada Pekerja Migran Asing (PMA) dan Keluarga Imigran Baru di Taiwan, maka Radio Taiwan Internasional menandatangani “Perjanjian Otorisasi Program Acara” bersama dengan Stasiun Radio Fu Hsing.
Acara penandatanganan dilakukan pada Kamis hari ini (15/6) di Stasiun Rti cabang Danshui. Pada masa mendatang, program acara bahasa Indonesia dan Vietnam akan mengudara di saluran radio Fu Hsing.
Dengan demikian, warga Indonesia dan Vietnam di Taiwan dapat semakin mudah mendengarkan program dalam bahasa ibu. Di samping itu, dengan hadirnya program Rti di Radio Fu Hsing diharapkan bisa memberikan informasi terbaru kepada warga Indonesia dan warga Vietnam yang kebetulan bermukim di Taiwan.
Mengemban status sebagai stasiun radio nasional Taiwan, maka Rti mengudara ke seluruh pelosok dunia dengan menggunakan 20 bahasa global. Selain memperluas kerja sama dengan media di berbagai negara, Rti juga senantiasa mempererat pertukaran dengan beberapa pihak di wilayah domestik.
Dalam kata sambutannya, Chairperson Radio Taiwan Internasional, Cheryl Lai (賴秀如) menyampaikan, Rti akan memasuki usia 95 tahun pada tahun ini. Menginjak usia yang mapan tersebut, Rti dalam beberapa tahun belakangan senantiasa berkomitmen untuk memperkuat layanan yang ada, misal meningkatkan jaringan keamanan informasi dan internet, serta memperluas pelayanan program berbahasa dari negara Asia Tenggara.
Cheryl Lai juga menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Radio Fu Hsing yang telah mewujudkan kerja sama ini, untuk menyiarkan program radio bahasa Indonesia dan Vietnam melalui saluran AM dan FM mereka.
Kerja sama ini diharapkan dapat menjadi saluran yang senantiasa menghadirkan ragam informasi dalam bahasa yang dimengerti oleh warga yang berasal dari Indonesia dan Vietnam.
Diharapkan kerja sama ini dapat terus berkembang pada masa mendatang, dengan melibatkan lebih banyak program acara, misal program berita, atau bahkan memperluas pertukaran dengan bahasa lainnya yang tersedia di Rti.
Stasiun radio Fu Hsing sendiri berdiri pada tahun 1957. Setelah melalui berbagai perubahan, radio Fu Hsing berkembang menjadi stasiun penyiaran profesional “lintas selat” di Taiwan.
Radio Fu Hsing memiliki stasiun utama yang terletak di Kota Taipei, serta 3 cabang lainnya yang terdapat di wilayah Shezi, Taichung dan Kaohsiung. Radio Fu Hsing menghadirkan ragam program acara, yang mengudara melalui saluran AM dan FM.
Direktur Stasiun Radio Fu Hsing, Lee Hsu-hui (李淑蕙) mengemukakan, mereka yang bergelut di bidang broadcast adalah para pelakon di sektor suara.
Dalam beberapa tahun belakangan, pemerintah gencar mempromosikan Kebijakan Baru ke Arah Selatan dan mendorong penerapan dwi bahasa.
Radio Fu Hsing berkomitmen untuk mendukung menyebarluaskan informasi dan melakukan lebih banyak pertukaran kebudayaan.
Di samping itu, radio Fu Hsing juga terus memperlihatkan tekad mereka untuk semakin menjajaki tren dunia internasional.
Melalui pertukaran yang digelar bersama dengan Rti, maka radio Fu Hsing siap untuk mengepakkan sayapnya ke pelosok dunia, dengan menghadirkan layanan dalam multi-bahasa.
Lee Hsu-hui melanjutkan, dirinya tentu berharap dapat terus memperkaya konten program yang ada, serta membuat warga Asia Tenggara yang kebetulan berada di Taiwan dapat semakin mengenal, memahami dan mencintai Bumi Formosa.
Kegiatan penandatanganan MoU kali ini juga dihadiri oleh pembawa acara Divisi Bahasa Indonesia dan Bahasa Vietnam. Di samping itu, resepsi penandatanganan juga disiarkan langsung melalui akun media sosial kedua bahasa bersangkutan.
Mulai tanggal 1 Juli 2023, warga Asia Tenggara di Taiwan dapat mendengarkan program dalam bahasa Indonesia, masing-masing “Belajar Mandarin dan Taiyu” dan “Warna-Warni Wanita”, setiap hari Jumat pukul 20:00 hingga 21:00, di saluran Radio Fu Hsing jaringan AM594 (seluruh Taiwan) dan jaringan FM 107,8 (wilayah Taichung).
Sedangkan untuk program dalam bahasa Vietnam, masing-masing “Tiếng Hoa cho mỗi ngày ” dan “Bảng xếp hạng âm nhạc”, setiap hari Senin pukul 20:00 hingga 21:00, di saluran Radio Fu Hsing jaringan AM594 (seluruh Taiwan) dan jaringan FM 107,8 (wilayah Taichung).
Program yang disiarkan menghadirkan konten yang kaya dan bermanfaat, meliputi pembelajaran bahasa, berita popular, serta isu-isu terkait wanita. Kini, warga Asia Tenggara dapat semakin mudah memperoleh informasi dengan menyalakan radio mereka, yang tentunya hadir mengudara dengan menggunakan bahasa ibu.