History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Perjanjian Perdagangan AS-Taiwan Tahap Pertama Diloloskan Mutlak Komite DPR AS

  • 14 June, 2023
  • 曾秀情
Perjanjian Perdagangan AS-Taiwan Tahap Pertama Diloloskan Mutlak Komite DPR AS
Perjanjian Perdagangan AS-Taiwan Tahap Pertama Diloloskan Mutlak Komite DPR AS

(Taiwan, ROC) -- Komite Anggaran DPR Amerika Serikat dengan perolehan suara penuh pada tanggal 13 meloloskan “Peraturan Pelaksanaan Inisiatif Perdagangan Abad 21 Taiwan – Amerika Serikat”. Personil yang mengusung peraturan yang adalah Ketua Komite Jason Smith menyampaikan, dengan diloloskan peraturan ini membuktikan dukungan kuat kongres Amerika terhadap hubungan kemitraan Taiwan dan Amerika Serikat. Peraturan Pelaksanaan Inisiatif Perdagangan Abad 21 Taiwan – Amerika Serikat” (US-Taiwan Initiative on 21st-Century Trade First Agreement Implementation Act)adalah usulan bersama dari Ketua Komite Keuangan Senat partai Demokratik Ron Wyden dan Jason Smith serta lainnya, yang mengelar rapat peninjauan yang berlangsung di House Ways and Means Committee pada tanggal 13 Juni 2023.

Melalui pembahasan selama 50 menit, rapat komite dengan 42 suara setuju dan tidak ada suara menentang sehingga peraturan ini berhasil diloloskan. Jason Smith menyampaikan, masyarakat Amerika Serikat dan Taiwan berbagi kemitraan ekonomi, nilai demokrasi dan hubungan yang akrab dan stabil, keputusan pemerintah Presiden Amerika Serikat Joe Biden sepakat untuk memperkuat hubungan perdagangan Taiwan – Amerika Serikat sangatlah tepat.

Tahapan pertama perjanjian tentang Inisiatif Perdagangan Abad ke-21 Taiwan-Amerika Serikat ditandatangani oleh Kepala Kantor Perwakilan Taiwan untuk Amerika Serikat Hsiao Bi-kim dan Direktur Institut Amerika di Taiwan (AIT) Ingrid Larson pada tanggal 1 Juni, disaksikan oleh Menteri Tanpa Portofolio John Deng, Wakil Perwakilan Perdagangan AS Sarah Bianchi, dan Ketua AIT Laura Rosenberger.

Pada tahap pertama perjanjian mencakup lima topik yaitu administrasi kepabeanan dan fasilitasi perdagangan, sistem hukum yang baik, peraturan domestik untuk industri jasa, anti-korupsi, dan usaha kecil dan menengah. John Deng pada saat itu mengemukakan bahwa fase kedua mungkin berfokus pada tiga masalah utama tenaga kerja, perlindungan lingkungan dan pertanian, tetapi diperlukan konsultasi lebih lanjut dengan Amerika Serikat.

Komentar

Terbarumore