(Taiwan, ROC) -- Pembagian hadiah “Koin Budaya” kepada pemuda berusia antara 18-21 tahun sebesar 1200 poin dapat diklaim dan digunakan mulai 6 Juni. Bertepatan dengan musim kelulusan sekolah, Kementerian Kebudayaan secara khusus menunjuk Sekolah Menengah Atas (SMA) Wanita Zhongshan Kota Taipei untuk menjadi tuan rumah upacara peluncuran ini. Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文) hadir sebagai alumnus sekolah untuk memberikan “hadiah upacara pendewasaan” pertama di Taiwan dan mendorong semua orang untuk mengambil hadiah ini serta berpartisipasi dalam berbagai kegiatan budaya untuk menjadi “anak Taiwan sejati”.
Presiden Tsai menekankan, hampir 1 juta pemuda di Taiwan memenuhi syarat untuk menerima Koin Budaya tahun ini. Jika banyak pemuda terlibat dalam kegiatan seni dan budaya dan menemukan kegiatan yang mereka sukai, maka industri seni dan budaya di Taiwan akan mendapatkan lebih banyak dukungan. Kementerian Kebudayaan juga bekerja sama dengan toko buku independen, arena pertunjukan, dan industri film nasional untuk menghadirkan penawaran khusus yang memperbesar nilai poin, dengan harapan mendorong semua orang untuk berpartisipasi dan menjadi "anak Taiwan sejati".
Tsai mengatakan, "Saya ingin mendorong semua orang untuk mengunjungi toko buku, museum, bioskop, atau tempat seni. Melalui pengalaman budaya ini, kita dapat tumbuh menjadi ‘anak Taiwan sejati’. Mari berani mencoba, berani eksplorasi, dan temukan hobi kita. Itulah harapan saya untuk semua orang." Menteri Kebudayaan Shih Che (史哲) juga menekankan pentingnya peluncuran Koin Budaya dan mengatakan kalau program ini mengikuti jejak Eropa, yaitu dengan memberikan sumber daya bagi para pemuda untuk melihat keindahan budaya Taiwan yang sangat bermakna bagi mereka.
Shih Che mengatakan, "Kita menggunakan pengalaman budaya kita sebagai bukti bahwa kita telah memasuki usia dewasa. Menurut saya, ini adalah sebuah bukti penting tentang kecintaan kita terhadap budaya kita. Penting juga bagi anak-anak kita untuk tumbuh dewasa dengan mengenal identitas budaya mereka sendiri.”Shih Che berharap, tingkat penggunaan poin Koin Budaya dapat mencapai lebih dari 60%, mengacu pada pengalaman di Eropa. Program ini baru dilaksanakan untuk pertama kali sehingga membutuhkan kerja sama semua orang. Para pemuda dipersilakan untuk segera mengunduh aplikasi tersebut dan menggunakan poin hingga 30 Juni 2024. Jika tingkat penggunaan tinggi, mungkin program ini akan dilanjutkan di masa depan.