(Taiwan, ROC) --- Menteri Kehakiman, Komunikasi dan Luar Negeri Kerajaan Tuvalu, Simon Kofe memimpin delegasi untuk berkunjung ke Taiwan selama enam hari semenjak tanggal 31 Mei 2023. Dalam pidatonya di Bandara Internasional Taoyuan, Simon Kofe menyampaikan, dirinya sangat senang dapat diundang untuk berkunjung ke Taiwan.
Tujuan utama dari perjalanan ini adalah untuk memperkuat konsolidasi persahabatan dan meningkatkan kerja sama antar kedua negara.
Ditemani sang istri, Menteri Simon bertandang ke Taiwan setelah menerima undangan dari pemerintah. Tim delegasi Simon Kofe akan melakukan kunjungan ke Taiwan semenjak tanggal 31 Mei hingga 5 Juni 2023. Dirinya menumpangi pesawat China Airlines dengan nomor penerbangan CI54, tiba di Bandara Internasional Taoyuan pada pukul 05:30, Rabu dini hari.
Saat ditemui sesaat di Bandara Taoyuan, Simon menyampaikan dirinya sangat senang karena diundang untuk berkunjung ke Taiwan. Melalui perjalanan kali ini, hubungan antar Taiwan dengan Kerajaan Tuvalu di berbagai sektor diharapkan dapat ditingkatkan.
Pada tanggal 30 Mei 2023, Kementerian Luar Negeri (MOFA) menyampaikan, ini adalah perjalanan kedua Simon Kofe ke Taiwan, semenjak dirinya menjabat posisi menteri di pemerintahan Tuvalu.
Perjalanan Simon kali ini adalah kunjungan balasan setelah Wakil Menteri MOFA, 田中光, sempat melakukan kunjungan ke Tuvalu pada bulan Februari lalu.
Di kala tersebut, Tien Chung-kwang (田中光) membawa “Tim Investigasi Peluang Bisnis Tuvalu”, guna menjajaki kerja sama antar keduanya.
Kunjungan Menteri Simon Kofe kali ini memiliki makna yang mendalam, dirinya juga diperkirakan akan bertemu dengan Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文) dan Menteri MOFA, Joseph Wu (吳釗燮)
MOFA melanjutkan, selama berada di Taiwan, Menteri Simon diagendakan akan menandatangani beberapa perjanjian, di antaranya kerja sama pelatihan tenaga professional, pertukaran personel diplomatik, kesepakatan teknis dengan MOFA, serta perjanjian timbal balik di sektor kehakiman dan isu-isu perubahan iklim.
Di samping itu, Menteri Simon akan mengunjungi sektor industri informasi dan komunikasi di Taiwan. Dengan harapan dapat memetik ilmu dari pengalaman Taiwan dalam membangun sarana dan prasarana, serta mempromosikan pendirian jaringan kabel bawah laut di Tuvalu. Dengan demikian, visi Tuvalu untuk menjadi “negara digital” dapat segera terealisasikan.