(Taiwan, ROC) - Pencari kerja pemula yang akan segera lulus dengan gelar sarjana atau magister, atau yang akan segera menyelesaikan wajib militer, mencantumkan pekerjaan di bidang pariwisata sebagai target utama mereka, dan rata-rata mencari gaji awal bulanan sekitar NT$32.000.
Berdasarkan survei dari bank pekerjaan online yes123 yang dirilis akhir pekan lalu, 32,7% dari 1.270 responden mengatakan mereka menginginkan pekerjaan di industri pariwisata yang mencakup penginapan, rekreasi, makanan dan minuman; sementara 31,6% berharap mendapatkan pekerjaan di sektor teknologi informasi, dan 30,6% mengincar pekerjaan di industri asuransi keuangan dan akuntansi.
Sektor lain yang menjadi sasaran pencari kerja termasuk ritel, grosir dan perdagangan, serta komunikasi massa, hubungan masyarakat dan periklanan.
Juru bicara yes123, Bingo Yang (楊宗斌) menerangkan, seiring pelonggaran aturan COVID-19, restoran dan hotel perlu segera merekrut staf untuk mengisi lowongan pekerjaan dengan persyaratan yang relatif rendah; sedangkan ambang masuk untuk pekerjaan di sektor keuangan dan teknologi informasi biasanya lebih tinggi, tetapi gaji pada umumnya lebih baik.
Menurut Yang, lulusan baru yang lahir pada atau setelah tahun 2001, cenderung segera terjun ke pasar kerja setelah lulus dan bukannya mengejar pendidikan tinggi, di antaranya bahkan ada yang menerima tawaran kerja sebelum lulus kuliah.
Survei menemukan hanya 6,9% responden mengatakan mereka ingin mengejar gelar lain daripada mencari pekerjaan; dan 67,2% lainnya mengatakan mereka sudah mulai mencari pekerjaan, lebih tinggi dari 64,4% dan 62,7% masing-masing pada jajak pendapat 2022 dan 2021.
Angka tersebut, jelas Yang, menunjukkan bahwa banyak lulusan baru merasakan persaingan yang meningkat di pasar kerja, terutama dengan adanya dampak COVID-19 terhadap perekonomian.
Ekspektasi gaji awal rata-rata adalah NT$32.030, naik NT$333 atau 1,1% dari tahun 2022. Pengusaha bersedia menawarkan rata-rata NT$30.471 sebagai gaji awal bagi yang bergelar sarjana, dan rata-rata NT$33.625 bagi yang bergelar magister.
Survei yang dilakukan pada tanggal 10-23 Mei itu mengumpulkan kuesioner dari 943 lulusan baru bergelar sarjana dan 327 bergelar magister di Taiwan. Tingkat kepercayaannya mencapai 95%, sementara margin kesalahan adalah plus minus 2,75%.