History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Seminar GCTF Pertama Taiwan, AS dan Jepang pada Masa WHA di Jenewa

  • 24 May, 2023
  • 曾秀情
Seminar GCTF Pertama Taiwan, AS dan Jepang pada Masa WHA di Jenewa
Seminar GCTF Pertama Taiwan, AS dan Jepang pada Masa WHA di Jenewa

(Taiwan, ROC) -- Kementerian Luar Negri mengumumkan pers rilis pada tanggal 24 Mei 2023, untuk menyoroti pentingnya keikutsertaan Taiwan dalam Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Majelis Kesehatan Dunia (WHA), selain itu selama berlangsungnya sidang WHA ke-76 di Jenewa, juga berlangsung forum internasional “GCTF Workshop on Post-COVID-19 Era: An Opportunity to Build Sustainable Preparedness for and Response to the Next Pandemic” yang digelar bersama oleh Taiwan, Amerika Serikat, Jepang dan Australia pada tanggal 23 Mei 2023.

Kementerian Luar Negeri menyampaikan, semua yang berpartisipasi dalam pertemuan ini melakukan pertukaran yang mendalam tentang pengalaman pencegahan pandemi dan kesehatan masyarakat, dan semua sepakat akan pentingnya untuk memperkuat kemitraan global untuk meningkatkan keamanan dan kesehatan masyarakat dunia. Dalam rapat yang dipimpin oleh Wakil Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (CDC) Lo Yi-chun (羅一鈞) ini, turut memberikan kata sambutan adalah Menteri MOHW Hsueh Jui-yuan (薛瑞元), kepala kantor perwakilan Taiwan di Jenewa Nicole Su dan Asisten Sekretaris di Kantor Urusan Global Departemen Kesehatan & Layanan Kemanusiaan A.S. Loyce Pace.

Menteri MOHW Hsueh Jui-yuan mengemukakan, menghadapi pandemi yang tidak pernah terjadi sebelumnya, tidak ada negara yang dapat mengelaknya. WHO mengusung “The Preparedness and Resilience for Emerging Threats (PRET)” setelah pandemi bertujuan untuk memberikan bantuan bagi negara-negara untuk meningkatkan ketahanan mereka dalam menghadapi ancaman pandemi di masa mendatang. Sistem kesehatan global mengandalkan partisipasi dan kerja sama internasional untuk bersama-sama menghadapi tantangan global yang berat melalui GCTF (Global Cooperation and Training Framework).

Loyce Pace dalam pidatonya menekankan bahwa kita harus belajar dari pengalaman pandemi untuk dapat mencegah dan menanggulangi gelombang pandemi berikutnya. Selain pemantauan medis dan sistem data, juga tidak kalah penting untuk persiapan produk-produk pencegahan pandemi dari tiap-tiap negara. Pihak Amerika Serikat juga kembali menegaskan pentingnya berbagai bentuk kerja sama dengan Taiwan dan lainnya melalui platform bilateral, regional, dan multilateral seperti halnya GCTF.

Komentar

Terbarumore