History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Dukungan Besar Negara Anggota WHA Kepada Taiwan

  • 23 May, 2023
  • 尤繼富
Dukungan Besar Negara Anggota WHA Kepada Taiwan
Dukungan Besar Negara Anggota WHA Kepada Taiwan

(Taiwan, ROC) --- Majelis Kesehatan Dunia (WHA) menggelar pertemuan pleno pada tanggal 22 Mei 2023. Banyak negara yang kemudian berbicara dan mendukung partisipasi Taiwan. Di lain pihak, Amerika Serikat dan Tiongkok terlihat saling berargumen ketika membahas masalah perihal Taiwan.

Perwakilan Tiongkok menyampaikan, Taiwan dan negara-negara lain terus beranggapan bahwa kesenjangan dalam mekanisme pencegahan epidemi internasional hanyalah omong kosong belaka.

Di lain pihak, Amerika Serikat menekankan pentingnya untuk mendapat informasi secepat mungkin, dan oleh karena itu mereka mendukung agar Taiwan diikutsertakan dalam organisasi WHA.

Perwakilan Tiongkok sekali lagi menekankan perihal Kebijakan Satu Tiongkok dan mengimbau agar negara lain tidak ikut campur dalam urusan internal mereka.

WHA kembali tidak menyertakan Taiwan dalam proposal agenda mereka.

Dalam pidato pertamanya, perwakilan Tiongkok menyampaikan, Perserikatan Bangsa-Bangsa telah resmi merilis “Resolusi 2758” dan “Resolusi 25.1”, yang mana jelas telah menegaskan akan prinsip Satu Tiongkok. Di lain pihak, Partai Progresif Demokratik (DPP) bersikeras untuk memerdekakan Taiwan, dan tentu saja hal ini telah mengakibatkan akan hilangnya kesempatan Taiwan untuk turut dalam WHA.

Perwakilan Tiongkok menuturkan, setelah merebaknya epidemi COVID-19, otoritas setempat mengundang pakar dari Taiwan untuk pertama kali mendatangi kawasan Wuhan, Hubei, untuk melakukan penyelidikan. Otoritas Beijing juga membagikan laporan dan lusinan akses terhadap penelitian gen virus. Namun di lain pihak, Taiwan dan negara-negara lain malah membesar-besarkan dan menuding perihal kesenjangan dalam mekanisme pencegahan epidemi internasional. Yang mana tudingan tersebut, jelas-jelas adalah sebuah omong kosong belaka

Pernyataan Tiongkok tersebut kemudian dibalas kembali oleh pihak AS. Perwakilan Amerika Serikat menyampaikan, Negeri Paman Sam akan terus mendukung keterlibatan Taiwan terhadap komunitas dunia, dan COVID-19 adalah bukti nyata bahwa isu kesehatan sudah seharusnya melibatkan semua pakar dan para ahli.

Perwakilan AS melanjutkan, penting adanya untuk melakukan tukar pandangan secara tepat waktu, terutama di antara para pemangku kepentingan untuk membagikan pengalaman mereka secara langsung.

Ia mengatakan, “Karena tanggung jawab WHO adalah untuk mengoordinasikan pekerjaan kesehatan internasional. Ini harus melibatkan seluruh pemangku kepentingan, karena ini bisa melawan penularan COVID-19 secara efektif. AS akan melanjutkan kebijakan jangka panjangnya untuk mendukung partisipasi Taiwan dalam forum internasional, termasuk Organisasi Kesehatan Dunia.”

AS usai memberikan penjelasan, pihak Tiongkok kembali memberikan pernyataan mereka dan menekankan akan pentingnya Kebijakan Satu Tiongkok. Kebijakan ini sudah menjadi konsensus masyarakat dan norma dasar dari hubungan kenegaraan. Pertemuan WHA kali ini jelas menolak untuk membahas isu perihal Taiwan, dan sekali lagi membuktikan bahwa “Kebijakan Satu Tiongkok” adalah aspirasi komunitas dunia dan menjadi tren yang diakui banyak negara. Perwakilan Tiongkok sekali lagi meminta kepada semua negara untuk tidak ikut campur urusan dalam negeri Tiongkok.

Perwakilan Tiongkok mengatakan, “Tiongkok menyarankan agar negara-negara relevan tidak menentang keputusan bersama yang disepakati banyak negara, serta tidak mencampuri urusan dalam negeri Tiongkok dan sengaja mencarikan platform untuk Taiwan. Negara-negara ini seharusnya menjalin kerja sama dengan negara anggota lainnya, untuk memainkan peran konstruktif mereka, misal membahas isu-isu dasar yang relevan, serta menghindari campur tangan politik dan memastikan bahwa Majelis Umum WHA akan mencapai target sesuai dengan harapan.”

Komentar

Terbarumore