History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Institut Penelitian Pertanian Taiwan Memberikan Tampilan Baru untuk Tempe

  • 20 May, 2023
  • 尤繼富
Institut Penelitian Pertanian Taiwan Memberikan Tampilan Baru untuk Tempe
Institut Penelitian Pertanian Taiwan Memberikan Tampilan Baru untuk Tempe

(Taiwan, ROC) – Tren global dengan pola makanan nabati menjadi populer karena tren kesejahteraan hewan, lingkungan yang berkesinambungan, dan menjaga kesehatan. Diperkirakan permintaan pasar secara menyeluruh akan lebih dari US$ 160 juta per tahun 2030. Saat ini, berbagai produk nabati juga terus bermunculan. Tempe berasal dari Indonesia dan merupakan makanan fermentasi dari kacang kedelai. Makanan ini dibawa ke Taiwan oleh pekerja migran Indonesia dan perlahan diterima oleh orang-orang Taiwan. Saat ini, restoran-restoran organik di Taiwan juga menjualnya.

Untuk membuat tempe secara tradisional, kacang kedelai yang telah direbus harus dikupas sebelum diolah menjadi tempe, untuk mempermudah proses fermentasi dan tidak membuatnya mudah tergabung dalam bentuk gumpalan padat. Institut Penelitian Pertanian dari Dewan Pertanian Taiwan (TARI) telah mengembangkan teknologi fermentasi yang tidak perlu menghilangkan kulit dari kacang kedelai dan dapat langsung terinokulasi dengan ragi tempe, sehingga tidak mudah hancur, mengurangi limbah, sekaligus mempersingkat proses produksi. Jika dibandingkan dengan tempe tradisional, seratnya meningkat hingga 60%, memberikan tampilan baru untuk tempe.

Komentar

Terbarumore