(Taiwan, ROC) --- Mantan Perdana Menteri Inggris, Liz Truss, yang kini tengah melakukan kunjungannya ke Taiwan, hari ini (17/5) menerima undangan dari The Prospect Foundation untuk memberikan pidato khusus.
Dalam pidatonya, Liz Truss mengajukan beberapa saran perihal bagaimana mendukung Taiwan dalam melawan ancaman dari Tiongkok.
Liz Truss percaya, seluruh pihak harus memulai dari aspek ekonomi atau keamanan, yakni dengan mengurangi ketergantungan dengan Tiongkok. Semua pihak harus bekerja sama, guna memastikan prinsip demokrasi dan kebebasan yang dimiliki Taiwan.
Liz Truss menekankan, Taiwan adalah mercusuar demokrasi yang bersinar terang di Perairan Pasifik. Seluruh pihak sudah sepatutnya melakukan yang terbaik untuk mendukung Taiwan agar tidak tertekan oleh rezim Tiongkok.
Dalam pidatonya, Liz Truss secara lugas menyampaikan bahwa Tiongkok adalah sebuah ancaman yang tidak dapat dipercaya. Ia juga memberikan kritiknya kepada beberapa pihak di bangsa barat yang tetap bekerja sama dengan Tiongkok, dengan mengabaikan pentingnya nilai demokrasi dan kebebasan. Liz Truss juga menentang keras sikap kompromi atau berdamai dengan pihak Tiongkok, hanya untuk memperoleh segelintir manfaat ekonomi.
Liz Truss melanjutkan, saat ini tidak mungkin lagi hanya bergantung pada Dewan Keamanan PBB atau Organisasi Perdagangan Dunia. Ia berpendapat bahwa sudah saatnya untuk mengembangkan apa yang disebut dengan “NATO Ekonomi”, yakni mengintegrasikan negara-negara yang mendukung paham pasar bebas untuk menjalin kerja sama.
Ia pun kemudian mencontohkan akan sanksi ekspor yang diberikan oleh pihak Dunia Bebas kepada Uni Soviet selama era Perang Dingin.
“Kami membutuhkan pendekatan serupa. Grup ini termasuk G7, Uni Eropa, Korea Selatan, Australia dan pihak berkepentingan lainnya,” terang Liz Truss.
Liz Truss percaya, guna melawan tekanan ekonomi yang dilancarkan oleh Tiongkok, maka selain membentuk “NATO Ekonomi”, juga diperlukan kerja sama yang kuat di sektor keamanan. Penting adanya untuk memastikan bahwa Taiwan memiliki kemampuan pertahanan yang memadai untuk menangani kontrol ekspor yang dilancarkan kepada Taiwan.
Selain kerja sama di sektor ekonomi dan pertahanan keamanan, Liz Truss kemudian memberikan saran ketiga, yakni mengurangi ketergantungan kepada Tiongkok di segala bidang. Karena jika Beijing benar-benar menyerang Taiwan dan pemisahan tidak dapat dihindari, maka semua pihak harus melakukan persiapan yang relevan.