History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Kementerian Transportasi Menjamin Pasokan Daging di Pulau Dongju

  • 13 May, 2023
  • 尤繼富
Kementerian Transportasi Menjamin Pasokan Daging di Pulau Dongju
Kementerian Transportasi Menjamin Pasokan Daging di Pulau Dongju

(Taiwan, ROC) – Masalah kekurangan persediaan barang di Kecamatan Juguang, Kabupaten Lienchiang baru terjadi pada Maret, tetapi kapal barang tidak lagi berlayar ke Juguang sejak 18 April dan jadwal kapal untuk bulan Mei masih belum dijadwalkan sehingga pedagang mengalami kesulitan. Biro Pelabuhan Kementerian Transportasi mengadakan rapat koordinasi dengan perusahaan pelayaran pada 8 Mei dan memutuskan bekerja sama dengan 3 perusahaan pelayaran untuk memecahkan masalah kapasitas kargo barang.

Juguang yang dikenal sebagai "pulau terluar di antara pulau-pulau terluar" mengandalkan kapal untuk memasok sebagian besar persediaannya. Pada Maret tahun ini, beragam faktor seperti cuaca dan kerusakan kapal memengaruhi pasokan barang. Saat itu, beberapa tentara menulis "tidak ada daging" di pantai sehingga menyebabkan kegemparan. Biro Kelautan dan Pelabuhan (MOTC) Taiwan utara mengundang perusahaan pelayaran dalam rapat koordinasi pada 8 Mei. Akhirnya, diputuskan ketiga perusahaan tersebut akan bersama-sama mengoperasikan jalur Juguang mulai 12 Mei.

Direktur Departemen Pengembangan Ekonomi Pemerintah Kabupaten Lienchiang Lin Zhi-feng (林志豐) beberapa hari lalu mengatakan, awalnya ada 6 kapal kargo di rute Taiwan-Matsu. Sementara, Kapal Mintai yang lebih kecil menjalankan rute Juguang dengan biaya angkut yang lebih rendah. Namun, setelah perusahaan pelayaran menghentikan kapal ini, hanya tersisa 3 kapal besar dan biaya angkut menjadi lebih tinggi, sedangkan volume barang di Juguang lebih sedikit sehingga mengurangi keinginan operator untuk pergi ke Juguang.

Bisnis katering di Dongju mengungkapkan, kapal kargo berperan sangat penting di hidup masyarakat. Dulu kapal kargo berlabuh seminggu sekali, tetapi dalam enam bulan terakhir, kapal hanya berlabuh sekali saja. Apalagi, waktunya tidak tetap sehingga masyarakat tidak tahu kapan kapal berikutnya akan tiba. Hal ini berdampak pada industri katering dan persediaan barang masyarakat. Bahkan, ada pelanggan yang mengeluh bahwa stok puding dan susu segar di 7-11 kosong.

Komentar

Terbarumore