History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

William Lai: Industri Keamanan Informasi Taiwan Unggul dan Mampu Melindungi Negara

  • 10 May, 2023
  • 尤繼富
William Lai: Industri Keamanan Informasi Taiwan Unggul dan Mampu Melindungi Negara
William Lai: Industri Keamanan Informasi Taiwan Unggul dan Mampu Melindungi Negara

(Taiwan, ROC) --- Hari ini (10/5), Wakil Presiden William Lai (賴清德) hadir dalam “Konferensi Keamanan Informasi Taiwan - CYBERSEC 2023”. Beliau menyampaikan, nilai investasi yang ditanamkan pemerintah telah tumbuh dari tahun ke tahun , bahkan dalam kurun 9 tahun telah meningkat sebanyak 22 kali lipat.

Wapres William Lai percaya bahwa kerja sama antara pemerintah dengan perindustrian semikonduktor telah mengembangkan sektor keamanan informasi di Taiwan.

Ia berharap, industri keamanan informasi dapat berdiri di garda terdepan, guna membentengi negara dari serangan berita palsu di dunia maya.

Sebelumnya, Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文) hadir dalam pembukaan “Konferensi Keamanan Informasi Taiwan - CYBERSEC 2023” pada tanggal 9 Mei 2023. Sedangkan Wakil Presiden William Lai hadir dalam konferensi yang dihelat hari ini.

Dalam pidatonya, Wapres William Lai menyampaikan, Presiden Tsai pernah berkata bahwa keamanan informasi adalah keamanan nasional. Dengan kata lain, keamanan jaringan informasi adalah hal yang krusial dan penting bagi Taiwan. Industri keamanan informasi adalah sektor yang perlu untuk terus dikembangkan.

Wapres William Lai melanjutkan, menurut pengamatannya, pengembangan sektor keamanan informasi di Taiwan akan berhasil, karena mendapat dukungan maksimal dari pemerintah.

Wakil Presiden menuturkan, selama menjabat posisi Perdana Menteri, dirinya telah meluncurkan “Wacana Pengembangan Keamanan Informasi” skala nasional yang menargetkan dua tujuan. Pertama, menjadikan Taiwan sebagai basis inovasi keamanan informasi dunia. Kedua, membangun merek industri keamanan informasi yang berkualitas tinggi.

Untuk mendukung hal tersebut, maka otoritas berwenang kemudian mengesahkan Undang-Undang Manajemen Keamanan Informasi. Di samping itu, setelah Su Tseng-chang (蘇貞昌) menjabat posisi PM, maka dirinya juga sudah mendirikan institusi penelitian dan pengembangan keamanan informasi. Nilai investasi yang ditanamkan pemerintah bahkan meningkat drastis, sebanyak 22 kali lipat dalam kurun 9 tahun.

Wapres William Lai melanjutkan, alasan berikutnya yang tidak kalah penting dalam menentukan kesuksesan industri informasi dan komunikasi Taiwan adalah tren zaman. Ia menyampaikan, munculnya era Kecerdasan Buatan (AI) telah mempercepat perkembangan sektor digitalisasi. Kemajuan zaman yang ada saat ini juga serta merta meningkatkan jumlah permintaan untuk sektor keamanan informasi di Taiwan.

Wapres Lai mengatakan, “Taiwan adalah negara besar untuk sektor teknologi informasi komunikasi. Taiwan dapat menggunakan potensinya di bidang chip dan manufaktur semikonduktor, untuk mendukung pengembangan industri keamanan informasi. Pada saat yang sama, industri ini juga akan menjadi pendukung Taiwan untuk mempromosikan teknologi informasi komunikasi. Dengan demikian, seluruh potensi ini dapat saling melengkapi antara perangkat keras dan lunaknya.”

Wakil Presiden William Lai menuturkan, Taiwan tengah menghadapi ancaman otoritarianisme. Pada tahun 2020, unit pemerintah Taiwan mengalami serangan dunia maya sebanyak 2,72 juta kali per 1 hari. Angka ini diberitakan meningkat drastis pada tahun 2021, menjadi 5,91 juta kali per 1 hari.

Beliau juga berharap, dalam menghadapi serangan berita palsu dan ancaman dunia maya, maka para penggiat industri keamanan informasi dapat berdiri di garda terdepan guna melindungi negara dari serangan dunia luar.

Komentar

Terbarumore