History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Hujan Deras Meninggikan Kapasitas Waduk, Tapi Belum Menghapuskan Krisis Air di Taiwan Selatan

  • 08 May, 2023
  • 陳志勇
Hujan Deras Meninggikan Kapasitas Waduk, Tapi Belum Menghapuskan Krisis Air di Taiwan Selatan
Hujan Deras Meninggikan Kapasitas Waduk, Tapi Belum Menghapuskan Krisis Air di Taiwan Selatan (Foto: WRA)

(Taiwan, ROC) - Masuknya front cuaca yang kaya kandungan air membawa curah hujan cukup tinggi di wilayah tengah dan selatan, tapi lebih berfokus pada Taiwan tengah, maka akumulasi presipitasi hingga Minggu malam belum sepenuhnya menghapuskan krisis kekurangan air di Taiwan selatan.

Berdasarkan data Biro Cuaca Sentral (CWB) hingga Minggu sore, 10 titik dengan akumulasi curah hujan tertinggi pada gelombang pertama hujan plum ini berpusat di Nantou dan Changhua, di antaranya Desa Ren'ai di Nantou mencatat akumulasi curah hujan tertinggi di seluruh Taiwan, yakni 105,5 mm.

Peramal cuaca CWB Yeh Chih-chun (葉致均) menerangkan, hal itu karena front cuaca bergerak dari perairan terbuka ke arah timur menuju Taiwan tengah, dan mempresipitasikan sebagian besar kelembapannya pada daerah tersebut.

"Seiring front yang terus bergerak ke selatan, hujan akan semakin nyata di wilayah tengah dan selatan," katanya.

Waduk-waduk di Taiwan mendapat masukan dari curah hujan hari Minggu, tapi belum cukup untuk mengatasi kondisi kekeringan di Taiwan selatan.

Data Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (WRA), hingga Minggu pukul 20:00 malam, kapasitas total semua waduk di Taiwan bertambah 10,64 juta meter kubik, dengan peningkatan terbanyak di Taiwan sentral dan selatan.

Meski demikian, kapasitas Waduk Tsengwen masih terendah di Taiwan yakni 6,45%, Waduk Nanhua 19,80%, Jenyitan 19,68%, Lanta 21,08%, dan Wushantou 57,62%.

Untuk diketahui, dua kota besar di Taiwan selatan, yakni Tainan dan Kaohsiung, saat ini masih di bawah peringatan konservasi air "oranye", di mana pembatasan air diberlakukan untuk beberapa pengguna komersial besar.

Komentar

Terbarumore