(Taiwan, ROC) --- Pada tanggal 2 Mei 2023, Anggota Dewan Yuan Eksekutif, John Deng (鄧振中), bertemu dengan Deputi Perwakilan Dagang AS, Sarah Bianchi, guna bertukar pandangan dan membahas proyek negosiasi selanjutnya.
Perjalanan John Deng ke AS kali ini adalah untuk memimpin delegasi, guna menghadiri KTT SelectUSA. Sebelumnya, John Deng juga sudah bertemu dengan perwakilan ROC untuk AS, Hsiao Bi-khim (蕭美琴), dan berkunjung ke Kantor Perwakilan Dagang Amerika Serikat. John Deng diberitakan sempat berhenti sesaat selama satu jam lamanya.
John Deng menuturkan, kedatangannya kali ini juga bertujuan untuk memeriksa kelanjutan kerja sama dengan Sarah Bianchi. Kedua belah pihak mengaku puas dengan kemajuan dari pembahasan “Prakarsa AS-Taiwan tentang Perdagangan Abad ke-21”, serta tengah mendiskusikan bagaimana melanjutkan proyek berikutnya.
John Deng dan Sarah Bianchi memandang positif perihal perencanaan kali ini. “Pertemuan ini adalah perencanaan yang sangat matang dan baik,” ungkap John Deng.
Kapan perjanjian tahap pertama ini akan ditandatangani? John Deng menjawab, tanggal penandatanganan belum disebutkan. Kantor Perwakilan ROC di AS tentu akan kembali bernegosiasi dengan otoritas setempat.
Ia juga melanjutkan, bagian struktural tahap pertama dari perjanjian ini telah selesai dikerjakan. Namun, perihal prosedur administrasi lanjutan masih membutuhkan komunikasi dengan pihak Kongres AS. Di lain pihak, Taiwan juga masih harus menegosiasikan dengan khalayak publik di dalam negeri.
“Prakarsa AS-Taiwan tentang Perdagangan Abad ke-21” resmi diluncurkan pada tanggal 1 Juni 2022. Taiwan dan AS bertemu untuk pertama kalinya membahas program ini pada November 2022 di New York.
Pada bulan Januari 2023, Asisten Perwakilan Dagang AS, Terry McCartin, memimpin delegasi dan berkunjung ke Taiwan. Isi negosiasi perjanjian tahap pertama juga sudah diumumkan ke publik pada pertengahan Maret ini.
Kedua belah pihak mencapai konsensus perihal lima topik utama, meliputi manajemen kepabeanan dan fasilitas perdagangan, UMKM, anti korupsi, transparansi peraturan perundang-undangan, serta ketentuan dalam negeri untuk sektor jasa.
Kapan pembahasan tahap kedua dari perjanjian ini akan digelar? Menanggapi pertanyaan di atas, John Deng menyampaikan, dirinya belum bisa memberikan detail yang ada. Namun demikian, ia berharap negosiasi selanjutnya dapat dilakukan sesegera mungkin. Draf pembahasan sudah dilakukan, dan masih membutuhkan konfirmasi dari kedua belah pihak.