(Taiwan, ROC) -- Pusat Penelitian dan Pengembangan Ekonomi Taiwan National Central University mengumumkan Indeks Kepercayaan Konsumen (CCI) pada April adalah 63,18 poin, turun 1,29 poin dari bulan sebelumnya,. Pakar menganalisis, bahwa Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak Bumi (OPEC) baru-baru ini mengumumkan pengurangan produksi, ditambah dengan kenaikan tarif listrik pada April, terutama untuk penggunaan listrik industri atau bisnis yang mengalami kenaikan lumayan tinggi. Hal ini dapat dilihat pada kenaikan harga jual yang mengakibatkan kepercayaan masyarakat terhadap standar harga barang mengalami penurunan yang signifikan.
Pusat Penelitian dan Pengembangan Ekonomi Taiwan National Central University melakukan jajak pendapat terhadap 2.942 orang berusia di atas 20 tahun di Taiwan dan merilis Indeks Kepercayaan Konsumen (CCI) bulan ini sebesar 63,18 poin, turun 1,29 poin dari bulan sebelumnya yang mengakhiri kenaikan selama tiga bulan berturut-turut. Di antara enam indikator, hanya peluang berinvestasi di pasar saham yang naik, sedangkan lima indikator lainnya, yaitu standar harga, kondisi ekonomi rumah tangga, iklim ekonomi domestik, kesempatan kerja, dan pembelian barang tahan lama, mengalami penurunan.
Direktur Eksekutif Pusat Penelitian dan Pengembangan Ekonomi Taiwan National Central University Daren Wu (吳大任) menganalisis, standar harga turun tajam sebesar 3,7 poin dibandingkan bulan sebelumnya. Bahkan, kondisi ekonomi rumah tangga juga turun secara signifikan, terutama karena OPEC mengumumkan pengurangan produksi yang menyebabkan kenaikan harga minyak bumi, ditambah kenaikan tarif listrik mulai April. Meskipun penggunaan listrik rumahan tidak akan terlalu terpengaruh, tetapi penggunaan listrik untuk industri atau bisnis akan naik lebih banyak, yang tentunya akan mempengaruhi harga jual mereka.
Perlu disampaikan juga yaitu kesempatan kerja dalam negeri juga turun secara signifikan sebesar 2,1 poin. Daren Wu berpikir, penurunan ekspor dan pesanan ekspor menyebabkan produsen mulai menerapkan libur tanpa gaji atau bahkan memberhentikan karyawan. Masalah keterpurukan iklim ekonomi sudah mulai muncul dan pemerintah perlu mengambil langkah-langkah perbaikan.