History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Wakil Menteri MOFA akan Memimpin Delegasi Mengunjungi Kepulauan Marshall

  • 27 April, 2023
  • 曾秀情
Wakil Menteri MOFA akan Memimpin Delegasi Mengunjungi Kepulauan Marshall
Bendera Taiwan dan Kep. Marshall

(Taiwan, ROC) -- Negara Kepulauan Marshall yang terletak di Perairan Pasifik akan merayakan Hari Nasional ke-44 pada tanggal 1 Mei 2023 mendatang. Menanggapi hal tersebut, Kementerian Luar Negeri (MOFA) menyampaikan, Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文) sudah meminta Wakil Menteri MOFA, Tien Chung-kwang (田中光) untuk mengemban posisi utusan khusus berkunjung ke Kepulauan Marshall memberikan ucapan selamat.

Kunjungan dari Wakil Menteri Tien Chung-kwang tersebut juga menjadi lambang akan eratnya persahabatan kedua negara. Taiwan bersama dengan Kepulauan Marshall juga akan terus memperdalam jalinan kerja sama. MOFA menuturkan, hubungan persahabatan Taiwan dengan Kepulauan Marshall telah genap berusia 25 tahun. Selama berkunjung ke Kepulauan Marshall, Wakil Menteri Tien Chung-kwang juga akan berpartisipasi dalam acara perjamuan khusus memperingati hari terjalinnya hubungan diplomatik kedua negara.

Di samping itu, Tien Chung-kwang juga akan bertemu dengan Presiden Kepulauan Marshall, David Kabua, serta politikus dan pebisnis setempat. Pada saat yang sama, Taiwan bersama dengan Kepulauan Marshall akan menggelar simposium, guna bertukar pandangan, serta membahas peluang kerja sama dan isu-isu yang menjadi perhatian bersama.

MOFA menuturkan, hubungan persahabatan antara Taiwan dengan Kepulauan Marshall terjalin stabil dan erat. Pemerintah Kepulauan Marshall senantiasa menegaskan dukungan mereka terhadap partisipasi Taiwan di agenda internasional, meliputi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Taiwan di lain pihak juga turut andil dalam pembangunan sarana infrastruktur Kepulauan Marshall, meliputi sektor kesehatan masyarakat, perubahan iklim, energi bersih, informasi komunikasi, pertanian, pendidikan, kebudayaan dan pemberdayaan perempuan.

Komentar

Terbarumore