(Taiwan, ROC) – Perdana Menteri Chen Chien-ren (陳建仁) memeriksa Pusat Komando Epidemi Sentral Taiwan (CECC) siang hari Selasa ini (25 /4) untuk mendengarkan laporan rencana penurunan dan reklasifikasi COVID-19. Komandan CECC, Victor Wang (王必勝) selanjutnya akan mengumumkan penurunan level dan reklasifikasi COVID-19 pada akhir April yang diimplementasikan pada awal Mei. Pusat komando yang telah didirikan selama hampir 1.200 hari ini juga akan dibubarkan.
CECC mengirimkan email kepada media pagi ini, menyampaikan bahwa “Pusat Komando Epidemi Sentral untuk Penyakit Pneumonia Menular Kondisi Parah” telah didirikan selama lebih dari 1.000 hari, setelah klasifikasi jenis penyakit berubah maka saat bersamaan CECC akan dibubarkan, dijadwalkan pada tanggal 27 April pukul 02.00 sore menggelar Konferensi pers terakhir CECC. Konferensi berlangsung diisi dengan penjelasan situasi pandemi, memutarkan video dan QA, serta juga menggelar upacara pemberian penghargaan dan ditutup dengan sesi foto bersama dan pembagian biskuit.
Pandemi COVID-19 merebak sejak 31 Desember 2019. Di saat yang sama, Pusat Pengendalian Penyakit (CDC) Taiwan menilai bahwa pandemi RRT secara jelas meluas dan parah. “Pusat Komando Epidemi Sentral untuk Pneumonia Menular kondisi parah” berdiri pada 20 Januari 2020. Dirjen CDC saat itu, Chou Jih-haw (周志浩) menjadi komandan dan mengadakan pertemuan pusat komando bersama antar kementerian dan pertemuan konsultasi dengan para ahli. CECC mengumumkan kasus penularan luar negeri pertama di Taiwan pada 21 Januari 2020. Setelah kasus pandemi penularan dalam negeri gelombang ke-3, tercatat lebih dari 10 juta orang terkonfirmasi terinfeksi dan lebih dari 10.000 orang meninggal.